Ponorogo (beritajatim.com) – Ratusan warga Ponorogo menjadi tenaga harian lepas untuk pengerjaan sortir dan melipat surat suara pemilihan umum (Pemilu) 2024. Sortir dan melipat ini, sudah dimulai sejak Rabu (04/01) pagi kemarin, saat surat suara DPRD kabupaten/kota dan DPD tiba di gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo.
Ketua KPU Ponorogo Munajat mengungkapkan petugas yang melakukan sortir dan lipat surat suara ini, ditargetkan 300 orang. Supaya pengerjaannya cepat selesai. Namun, hari pertama pensortiran dan pelipatan, yang hadir masih 200 orang. Dimana untuk melipat sekitar 775.210 surat suara untuk DPRD kabupaten/kota, petugas harian ini dibagi menjadi 20 tim. Dimana setiap tim terdiri dari 10 orang.
“Setiap tim ada ketuanya yang melakukan koordinasi untuk pensortiran dan pelipatan,” katanya.
Petugas pensortiran dan pelipatan ini, mayoritas merupakan emak-emak. Hal itu dikarenakan mereka yang sudah berpengalaman. Sudah ikut berpartisipasi dalam pensortiran dan pelipatan beberapa kali Pemilu maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebelumnya. Namun, juga ada beberapa orang yang masih baru kali ini melakukan pelipatan.
“Untuk pensortiran dan pelipatan ini, kita berdayakan warga sekitar gudang yang mayoritas emak-emak. Ada yang sudah berpengalaman dan ada yang memang baru sekali ini,” ungkap Munajat.
Pensortiran dan pelipatan setiap harinya dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Setiap pensortiran dan pelipatan surat suara ini, dihargai senilai Rp280 per surat suara. Munajat berharap seluruh surat suara cepat dikirim ke gudang KPU Ponorogo. Saat ini, yang sudah terkirim baru DPRD kabupaten/kota dan DPD. Sehingga kurang surat suara untuk DPRD Provinsi, DPR RI dan surat suara calon presiden (capres) calon wakil presiden (cawapres). Ia optimis sebelum hari H pelipatan surat suara di gudang KPU Ponorogo sudah selesai.
“Kalau target selesai ya secepatnya. Tetapi kan pengiriman surat suara ini bertahap. Ya prediksinya sebelum hari H (14 Februari 2024-red) InsyaAllah sudah siap,” pungkasnya. [end/aje]






