Magetan (beritajatim.com) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Magetan di 2023 yang bersumber dari sektor pariwisata mencapai Rp20,3 miliar. Pendapatan itu berasal dari penjualan tiket masuk Telaga Sarangan dan Telaga Wahyu.
Kasi Pengelolaan Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan Eka Radityo menjelaskan, capaian PAD tersebut didominasi dari kunjungan ke Sarangan. Jumlah kunjungan ke Sarangan dan Telaga Wahyu sudah mencapai 1.042.344 orang pada 30 Desember 2023.
“Tentu ini sudah melampaui target PAD. Target kami Rp19,2 miliar di tahun 2023, kemudian sudah terlampaui Rp20,3 miliar. Pendapatan dari pariwisata mencapai 105,63 persen,’’ kata Eka pada beritajatim.com, Senin (1/1/2023)
Menurutnya, capaian PAD ini merupakan terbesar sepanjang sejarah. Lantaran sudah tembus Rp20 miliar.
Untuk tahun 2022 lalu, target PAD pariwisata mencapai Rp15 miliar, dan terlampaui mencapai Rp17,1 miliar. Pelonggaran dari pembatasan karena pandemi membuat sektor pariwisata mulai bangkit.
Di tahun 2024, nanti, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan bakal menambahkan fasilitas toilet di Parkir Mandoran. Saat ini, parkiran di sebelah utara loket Sarangan itu sudah digunakan untuk transit pengunjung.
“Karena itu, kami berencana menambah shuttle car untuk antar jemput pengunjung dari parkir Mandoran sampai telaga,” katanya.
“Selain itu, yang paling penting adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM). Tujuannya agar lebih ramah dalam melayani wisatawan. Juga termasuk bagi pelaku jasa usaha pariwisata,” kata Eka. [fiq/beq]






