Madiun (beritajatim.com) – KH. Mas Sulthon, ulama kharismatik asal Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, menyampaikan pesan untuk seluruh warga NKRI dalam momentum Natal 2023 dan Tahun Baru Masehi 2024.
Dalam pesannya, KH. Mas Sulthon mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru kepada umat Kristen dan Katolik. Dia lantas mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk meningkatkan toleransi dan persatuan.
“Dalam agama Islam, ada perbedaan pendapat mengenai boleh atau tidaknya mengucapkan selamat Natal. Ada ulama yang membolehkan dan ada ulama yang melarangnya. Saya mengikuti pendapat yang membolehkan,” kata KH. Mas Sulthon.
Sulthon menambahkan, perbedaan pendapat dalam agama adalah hal yang wajar. Namun, yang terpenting adalah menjunjung tinggi toleransi dan saling menghargai.
“Saya mengajak masyarakat untuk meningkatkan toleransi dan intropeksi diri. Kita jadikan momentum Natal dan Tahun Baru ini untuk tetap menjaga toleransi sehingga persatuan tetap terjaga,” kata KH. Mas Sulthon.
KH. Mas Sulthon juga mengingatkan pentingnya menjaga demokrasi yang akan digelar di Indonesia dalam waktu dekat. Ia berharap, Pemilu 2024 dapat berjalan dengan damai, jujur, dan adil.
“Mari kita saling menghargai walaupun berbeda. Hindari saling mencaci dan saling membullly. Kita semua sama, satu anak bangsa, satu NKRI,” kata KH. Mas Sulthon.
Pesan-pesan KH. Mas Sulthon disambut baik oleh masyarakat. Mereka berharap, pesan-pesan tersebut dapat menjadi momentum untuk meningkatkan toleransi dan persatuan di Indonesia.
Pesan KH. Mas Sulthon ini juga menjadi penting di tengah situasi politik yang semakin memanas menjelang Pemilu 2024. Pesan ini mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga toleransi dan persatuan, meskipun berbeda pilihan politik. [fiq/beq]






