Jombang (beritajatim.com) – Pengunjung makam Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) yang ada di pondok pesantren Tebuireng Jombang naik signifikan saat libur Nataru (Natal dan Tahun). Mereka datang dari berbagai wilayah. Mulai Jawa Timur hingga Jawa Tengah.
Para pengunjung kebanyakan datang secara berombongan. Begitu, tiba di area parkir, mereka langsung menuju komplek makam. Selanjutnya, para pengunjung bersimpuh untuk merapal doa. Karena banyak pengunjung, mereka berdesakan di area makam mantan presiden RI itu.
Salah satu peziarah asal Surabaya, Nur Hadi mengatakan, pihaknya datang secara berombongan saat libur akhir tahun ini. Tujuannya, berziarah di makam Gus Dur. “Saya datang bersama rombongan satu keluarga. Ini pertama kali ke makam Gus Dur,” kata Nurhadi saat ditemui di lokasi, Selasa (26/12/2023).
Nur Hadi mengungkapkan, karena ramainya peziarah, dirinya kesulitan untuk memarkir kendaraan. Karena saat dirinya datang, bus dan mobil sudah berjajar di area parkir Presiden RI ke-4 tersebut. Walhasil, Nur Hadi akhirnya mendapat tempat untuk parkir kendaraan. “Kami berdoa di makam Gus Dur,” lanjutnya.
Salah satu pengurus Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Teuku Azwani membenarkan tentang ramainya pengunjung di makam Gus Dur selama libur Nataru. Kenaikan mencapai 100 persen jika dibanding hari biasa.
Pada hari biasa pengunjung di makam Gus Dur antara 3 ribu hingga 5 ribu orang. Namun memasuki libur Nataru, mencapai 11 ribu peziarah. Berdasarkan catatan pengurus makam, lanjut Azwani, pengunjung bukan hanya datang dari Jombang. Tapi juga berbagai daerah lainnya.

“Memang dari kami tidak membatasi jumlah peziarah. Semuanya disilakan ketika hendak berziarah ke makam keluarga Tebuireng. Hanya saja peziarah harus bisa memperhatikan waktu jam buka dan tutup makam,” kata pria berdarah NAD (Nangroe Aceh Darussalam) ini.
Seperti apa jam kunjungan di makam Gus Dur? Azwani menjelaskan, sesuai kesepakatan para pengurus Ponpes Tebuireng, jam kunjungan tetap dibatasi. Yakni mulai pukul 02.00 WIB dini hari hingga sebelum pukul 15.00 WIB. “Seperti itu jadwalnya,” pungkas Azwani. [suf]






