Pamekasan (beritajatim.com) – Pers atau media massa memiliki peran penting dalam memberikan informasi edukatif kepada masyarakat, khususnya berkenaan dengan berbagai tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Hal tersebut disampaikan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Fathor Rachman dalam Media Gathering Sosialisasi Tahapan dan Kampanye Pemilu 2024, di Ballroom Hotel Odaita, Jl Raya Sumenep Nomor 88 Pamekasan, Minggu (17/12/2023) malam.
“Media memiliki peran penting dalam menyajikan informasi kepada publik, khususnya tentang hal menyangkut pelaksana pemilu 2024. Mulai tahapan pra, pelaksanaan hingga pasca pelaksanaan,” kata Fathor Rachman.
Pria yang menjabat sebagai Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM) di KPU Pamekasan, juga menilai pers sebagai salah satu elemen penting dalam mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi.
Baca Juga: Insan Pers Diajak Hindari Konflik Sosial dalam Sajikan Informasi
Keberadaan media menjadi salah satu elemen penting tentang sukses dan tidaknya pelaksanan pemilu, bahkan kami meyakini jika media massa atau pers memiliki peran sentral dalam pelaksanaan Pemilu.
“KPU tidak mungkin bisa optimal tanpa bantuan dari sejumlah pihak, terutama dari rekan-rekan media. Sehingga dengan sosialisasi ini kami optimistis nantinya pelaksanaan pemilu berlangsung aman dan lancar,” ungkapnya.
Baca Juga: KPU Pamekasan Ajak Insan Pers Wujudkan Pemilu Berintegritas
Sebelumnya Ketua KPU Pamekasan, Mohammad Halili juga mengajak insan pers untuk bersama dan berkomitmen untuk mewujudkan pelaksanaan pemilu berintegritas. “Mari kita bangun komunikasi yang baik, dan selalu bersinergi memberantas informasi hoaks,” ajaknya.
“Terlebih kami meyakini jika keterlibatan rekan-rekan media, dapat memberikan kontribusi positif bagi kami. Sebab informasi pemilu tidak bisa didengar publik tanpa publikasi dari rekan-rekan media,” sambung Halili.
Dari itu, sangat penting menjalin sinergitas bersama media mainstream dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan. “Mari bersama dan bersinergi memberantas informasi hoaks, sekaligus bersama mewujudkan pemilu berintegritas,” pungkasnya. [pin/ted]






