Mojokerto (beritajatim.com) – Sego Godog, nasi berkuah khas Jawa Tengah ini biasanya dijual di warung pinggir jalan di Magelang dan Yogyakarta. Namun saat ini, sajinan nasi dengan sayuran lengkap dan di masak menggunakan anglo ini bisa ditemui di Mojokerto.
Bagi penikmat makanan berkuah bisa mampir ke warung Mie Nyemek Anglo di Jalan Desa Raya Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Selain menyajikan mie nyemek, menu yang juga tak kalah dicari konsumen di warung milik Sugeng Hidayat (40) ini adalah Sego Godog.
Menu satu ini ada setelah satu tahun warung miliknya buka yakni tahun 2018 lalu. Saat itu, ia bersama sang istri, Endah Rahmawati (35) membuka warung dengan menu mie nyemek. Selain mie nyemek, bapak satu anak ini juga menyediakan nasi goreng dan mie godog.
Ia sengaja memilih ayam kampung karena memiliki rasa dan aroma lebih khas. Sehingga membuat olahan Sego Godog semakin nikmat saat dinikmati pelanggan apalagi saat hujan turun, ini lantaran sajiannya ada sedikit kuah kental.
Dengan cara disajikan menggunakan selembar daun pisang menggugah selera untuk menikmati seporsi Sego Godog. Ia juga menyajikan acar mentimun sebagai pelengkap dan kerupuk yang bisa dinikmati pelanggan secara gratis di warung yang buka setiap pukul 17.00 WIB sampai habis.
“Ada menu Nasi Godog. Nasi Godog itu kuahnya dari ayam kampung, nasi, beraneka macam sayuran dan mie. Ada ayam, telur dan irisan cabe di dalamnya. Ini menu Jawa Tengah, saya buka di Mojokerto, di Trowulan ini biar ada yang beda dari menu-menu lainnya,” ujarnya, Sabtu (16/12/2023).
Masih kata Sugeng, menu di warung nasi goreng yang ada di Mojokerto hanya ada nasi goreng dan mie. Sehingga ia ingin menyajikan yang berbeda di warung miliknya. Menu tersebut ada setahun setelah warung miliknya buka.
“Baru ada menu Sego Godog setahun setelah buka. Awalnya hanya tiga menu, mie nyemek, nasi goreng dan mie godog. Istri coba-coba resep sego godog, ternyata banyak yang suka. Pelanggan bisa pesen pedes atau tidak karena ada irisan cabe di dalamnya,” ungkapnya.
Masih kata Sugeng, terbukti menu baru ada tahun 2019 lalu ini banyak peminatnya. Menggunakan resep andalan, Sego Godog disajikan dengan sayurang lengkap. Mulai dari kubis, tomat yang direbut bersama nasi lengkap dengan ayam kampung dan telur dadar.
“Pakai ayam kampung karena memiliki rasa dan aroma lebih khas. Ciri khas warung saya, memang pakai ayam kampung dan penggorengannya menggunakan arang. Menu yang spesial yang banyak dicari, mie nyemek dan sego godog ini tapi ada beberapa menu lainnya,” katanya.
Di warung miliknya, selain mie nyemek, Sugeng juga memiliki menu lain. Seperti mie nyemek yang juga menjadi andalan, nasi goreng, mie godog, mie godog, mie goreng, krengsengan ayam serta krengsengan sayur dan telur. Dalam sehari, ia mengambiskan tiga sampai empat ekor.
“Ramai Jumat, Sabtu, Minggu, hari-hari menjelang libur. Pelanggannya lokal, Mojokerto Kabupaten dan Kota sekitarnya, seperti Jombang yang bisa menjangkau lokasi warung saya. Untuk harga standart, Rp12 ribu untuk Sego Godog,” jelasnya. [tin/but]
![Sego Godog, Menu Khas Jawa Tengah Ini Bisa Dinikmati di Mojokerto Sego Godog, menu di warung Mie Nyemek Anglo yang ada di Jalan Desa Raya Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG-20231216-WA0081_Vk7k3s4S0e.jpeg)






