Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pria tiba-tiba ambruk dan meninggal dunia saat mengendarai motor di Jalan KH Nawawi, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.
Diduga korban mengalami serangan jantung saat mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 nopol W 3876 XF.
Korban diketahui atas nama Fatoni (43) warga Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Sebelumnya, korban yang mengendarai motor Honda Supra X 125 nopol W 3876 XF melintas dari arah Pasar Tanjung Anyar menuju Jalan Bhayangkara. Namun sampai di lokasi, korban tiba-tiba menepi di depan kios jual beli aki bekas.
Diduga sebelumnya tak sadarkan diri dan meninggal dunia di lokasi, tangan korban menarik kencang gas sepeda motor sehingga suara deru gas motor tterdengar kencang. Di saat yang bersamaan, korban tiba-tiba ambruk dengan posisi tertelungkup di atas sepeda motor miliknya.
Melihat kejadian tersebut, warga di sekitar lokasi bergegas menolong korban dengan menurunkannya korban dari atas sepeda motor. Namun sayang, saat di evakuasi, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa. Diduga korban mengalami serangan jatung saat mengendarai kendaraannya.

Salah satu warga, Suyanto membenarkan, sebelum ambruk korban menepikan kendaraannya. “Orangnya menepi, tahu-tahu gas sepeda motornya membesar dan orangnya tertelungkup di atas motor. Warga kemudian menolong tapi orangnya sudah meninggal dunia,” ungkapnya, Jumat (15/12/2023).
Sejumlah relawan PMI dan PSC 119 Kota Mojokerto yang datang ke lokasi langsung memberikan pertolongan pertama menggunakan automated external defibrillator atau alat deteksi jantung. Namun korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Petugas kepolisian pun datang di lokasi kejadian.
“Tim medis datang dan memeriksa katanya sudah meninggal. Tak lama polisi datang. Kemungkinan terkena serangan jantung. Dia (korban, Red) nggak bawa barang apa-apa, dia sendirian dan tiba-tiba menepi,” katanya.
Tim Unit Identifikasi Satrekrim Polresta Mojokerto yang datang ke lokasi lngsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pihak kepolisian juga memeriksa seorang perempuan yang disebut-sebut sebagai istri korban yang turut menyaksikan korban tergeletak serta sejumlah saksi. [tin/ted]






