Tuban (beritajatim.com) – Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SIG) GHoPO Tuban kembali gelontorkan beberapa bantuan program usaha pemberdayaan masyarakat di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (13/12/2023).
Selain kegiatan serah terima program oleh CSR, Forum Masyarakat Kokoh (FMK) juga melakukan evaluasi kinerja dan sosialisasi tata kelola CSR pada tahun 2024.
Kepala Desa Socorejo Zubas Arief Rahman Hakim menambahkan, serah terima program CSR di Desa Socorejo tahun 2023 senilai Rp 274.900.000 (dua ratus tujuh puluh empat juta sembilan ratus rupiah) dari 13 program pemberdayaan masyarakat.
“Dari Rp 275 juta itu harapannya bisa bermanfaat dan juga program yang dijalankan bisa berkesinambungan serta sustainable atau berkelanjutan,” ucap Zubas Arief sapanya.
Pihaknya juga berpesan kepada penerima program, untuk bersungguh – sungguh menjalankan, termasuk FMK dan tim CSR harus selalu memonitor dan melakukan pendampingan dari nol sampai bisa menghasilkan sesuatu.
“Jadi jangan sampai program itu di buat, dijalankan, terus tidak ada atau hilang ini yang harus kita antisipasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Senior Manager of Corporate Communication SIG Pabrik Tuban, Setiawan Prasetyo menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang selama ini telah bekerjasama dengan perusahaan secara baik. Sehingga, perusahaan dapat menjalankan operasionalnya dengan baik pula.
“Saya juga mohon doanya kepada seluruh masyarakat agar perusahaan dapat berjalan dengan baik dan jangan lupa menggunakan semen produk SIG saat membangun,” tutur Setiawan Prasetyo.
Sehingga, harapannya perusahaan bisa berkomitmen memberikan sesuatu kepada masyarakat dengan lebih baik lagi.
Menurutnya, untuk skema penggunakan program CSR tahun 2022 yakni 50% untuk pemberdayaan, 20% infrastruktur, 20% peningkatan kapasitas, dan 10% karikatif. “Untuk pemberdayaan masyarakat itu minimal 50% tidak boleh kurang kalau lebih akan semakin bagus. Dan InsyaAllah kkema ini juga akan berlaku pada program tahun 2023 ini,” tutup Iwan sapanya. (ted)
Sebagai informasi, adapun program pemberdayaan masyarakat tersebut antara lain :
1. Program pemberdayaan toilet Wisata Semilir senilai Rp 40 juta
2. Program pemberdayaan usaha ikan asap kepada kelompok nelayan maju jaya senilai Rp 25 juta
3. Program pemberdayaan perahu wisata Semilir untuk Bumdes Maju Mandiri Sejahtera senilai Rp 45 juta
4. Program pemberdayaan persewaan baju wisuda untuk Fatayat Ranting Socorejo senilai Rp 15 juta
5. Program peningkatan kapasitas parenting untuk Muslimat ranting Socorejo senilai Rp 7,5 juta
6. Program peningkatan kapasitas guru PAUD senilai Rp 12,5 juta
7. Program peningkatan kapasitas guru TPQ senilai Rp 10 juta
8. Program peningkatan kapasitas TP PKK senilai Rp 10 juta
9. Program peningkatan kapasitas public speaking untuk Aisyiyah senilai Rp 7,5 juta
10. Program infrastruktur rehap pagar untuk MI Tahdzibul Fuad Socorejo senilai Rp 35 juta
11. Program infrastruktur pengadaan AC Masjid Al Istiqomah senilai Rp 20 juta
12. Program Karikatif PHBN dan PHBI untuk Karang Taruna Tri Kusuma senilai Rp 27,5 juta






