Ponorogo (beritajatim.com) – Jadwal pengajian ustaz dekengane pusat, Muhammad Iqdam Khalid atau karib disapa Gus Iqdam di Kabupaten Ponorogo hari ini Rabu (13/12) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Pengajian itu, rencananya digelar di Alun-alun Ponorogo. Dalam persiapannya, pihak kepolisian telah mengumumkan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk menjaga kelancaran selama acara berlangsung. Salah satunya dengan melakukan pengalihan arus lalu lintas jalan yang menuju alun-alun Ponorogo.
Menurut informasi yang dihimpun oleh beritajatim.com, ketika nanti keadaan sudah krodit oleh masyarakat yang ingin mengikuti pengajian Gus Iqdam, ada beberapa ruas jalan yang ditutup. Seperti di perempatan Tambakbayan ke selatan, pertigaan Jenes ke utara. Kemudian Jalan Imam Bonjol ke timur, pertigaan Jalan Jaksa Agung dan pertigaan Jalan Bhayangkara di warung Wow.
Melihat antusiasme masyarakat di beberapa wilayah saat pengajian Gus Iqdam sangat tinggi, pemberlakuan jalur buka tutup pun sudah dilakukan beberapa jam sebelum acara pengajian dimulai. Rencananya, pihak kepolisian memberlakukan jalur buka tutup menuju Alun-alun Ponorogo mulai pukul 10.00 WIB.
BACA JUGA:Memerintah 23 tahun, Tribuana Tunggadewi Mampu Membawa Kesejahteraan Majapahit
“Pukul 10.00 WIB pagi sudah buka tutup. Antisipasi jamaah yang datang dahulu di Alun-alun Ponorogo,” ungkap Kabag Ops Polres Ponorogo, Kompol Dhanang Priasmoko, Rabu (13/12/2023).
Kompol Dhanang menghimbau bagi warga yang ingin masuk ke Ponorogo kota, untuk menghindari jalur yang melewati ke Alun-alun Ponorogo. Disarankan untuk mencari jalur atau jalan alternatif lain.
“Jadi bagi masyarakat yang ingin ke Pacitan, jika sudah sampai Tambakbayan diminta untuk melintasi jalur lain. Nanti, anggota akan mengarahkan ke timur sampai bundaran Jalan Sultan Agung. Kemudian ke selatan menuju Jalan Ahmad Yani ke Jenes dan menuju selatan,” katanya.
Jika dari arah Madiun, jika sampai perempatan Pabrik Es belok ke timur, sehingga tidak masuk ke kota. Kemudian nanti ada papan petunjuk untuk menuju ke Kabupaten Pacitan.
“Ada jalur alternatif untuk menuju Pacitan, menghindari lewat Alun-alun Ponorogo,” katanya.
Dhanang menambahkan bahwa dalam penanganan keamanan pengajian Gus Iqdam ini, dikerahkan sebanyak 200 personel. Jumlah personel itu gabungan dari Polres Ponorogo maupun unsur terkait seperti TNI, Satpol PP maupun Banser NU.
” Ada 200 personel dari Polres Ponorogo, TNI, Satpol PP, dan Banser NU dikerahkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara pengajian Gus Iqdam ini,” pungkasnya. (End/Aje)






