Pasuruan (beritajatim.com) – Sejumlah warga Pasuruan hampir tak ada yang melihat pemaparan visi misi dari tiga kandidat calon presiden. Dari tiga warung kopi yang biasanya menyiarkan pertandingan bola secara langsung, kali ini tak ada satupun yang menyalakan televisinya untuk melihat debat capres.
Seperti halnya di salah satu warung kopi yang berada di Kecamatan Pandaan, warung kopi yang biasanya ramai ini terlihat biasa saja. Bahkan televisi yang biasanya dibuat untuk melihat siaran langsung sepak bola tak dinyalakan.
Menurut salah seorang pembeli di warung kopi bernama Yayan mengatakan bahwa dirinya lebih memilih untuk bermain game. “Ya saya kesini cari wifi buat main game, karena dirumah gak ada wifi,” katanya, Selasa (12/12/2023).
BACA JUGA:
GMNI Raden Wijaya Surabaya Nobar Debat Capres, Ingin Lihat Pemimpin Masa Depan
Selain bermain game warkop sendiri merupakan titik pertemuan dirinya bersama beberapa orang temannya untuk bermain game. Yayan juga mengatakan bahwa hal seperti itu tidaklah begitu menarik baginya.
Karena selain memilih untuk menghibur diri, Yayan juga tak ingin mendebatkan satu dari tiga capres yang lagi adu gagasan. “Ruwet kalau dipikirin terlalu dalam, gak mau juga terlalu menonjol untuk mendukung salah satunya,” tambahnya.
BACA JUGA:
Prabowo Janji Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas
Hal serupa juga dikatakan oleh salah satu pengungjung di kedai kopi yang biasanya dikunjungi para milenial. Kedai kopi tersebut terlihat sepi bahkan hampir tak ada pengunjung milenial yang mendatangi kedai kopi tersebut.
“Sepi mas, gak seperti biasanya. Memang kita sendiri juga gak menjadwalkan untuk nobar debat capres, padahal tadi niatnya kalau tempatnya ramai mau saya nyalakan proyektornya,” kata salah satu staf kedai yang enggan disebutkan namanya. [ada/beq]






