Mojokerto (beritajatim.com) – Laga perdana PS Mojokerto Putra (PSMP) menjamu Persenga Nganjuk di Stadion Gajah Mada Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Selasa (5/12/2023) berakhir 1-0. Gol semata wayang tuan rumah dicetak Muh Redzuan Fachgi.
Kedua tim bermain saling serang sejak peluit panjang ditiup wasit Rezy Raditya asal Kota Blitar. Namun hingga babak pertama berakhir kedudukan masih imbang, 0:0. Memasuki babak kedua, tim tuan rumah mendominasi permainan namun tak juga menciptakan gol.
Hingga Muh Redzuan Fachgi menjawah kebuntuan yang terjadi. Menit 73, pemain nomor punggung 18 ini berhasil membobol gawang Persenga Nganjuk yang dijaga Bayu Saputro. Kedudukan 1:0 untuk tuan rumah, PSMP tak berubah hingga tambahan 2 menit yang diberikan wasit.
Pelatih Persenga, Istiko Hadi Susanto mengaku kecewa dengan hasil laga tersebut. “Tapi ya inilah sepak bola. Sepak bola itu menang-kalah. Walaupun kita menyerang, kita bermain bagus, punya kesempatan bagus untuk mencetak gol tapi kalau Tuhan belum memberi kita, ya apa lagi yang harus kita jalani,” ungkapnya.
Ia meminta anak asuhnya untuk tidak berlarut dengan hasil yang dicapai, ini lantaran di laga kedua Persenga akan menghadapi Assyabaab Bangil yang meraih kemenangan di laga perdana. Meski hanya satu hari jeda waktu, tim pelatih akan melakukan evaluasi dan rotasi pemain.
“Saya punya 26 pemain, saya harus bisa rotasi pemain saya. Saya sudah punya aset, kualitas pemain cadangan sama pemain inti, sama saja. Di sini tidak ada pemain cadangan, semua pemain siap. Siapa yang siap, kita main. Semua inti,” katanya.
Sementara itu, Pelatih PSMP, Lulut Kistino mengaku bersyukur mendapat tiga point di laga perdana. “Tapi di dalam pertandingan tadi masih banyak yang hand, terutama di lini tengah. Kita perbaiki masih ada waktu, besok pagi latihan, evaluasi. Sore libur, Kamis kita main lagi. Kita coba perbaiki yang salah-salah,” ujarnya.
Menurutnya, hasil di laga perdana tersebut sudah sesuai target tim pelatih. Namun secara permainan, ia mengaku belum sesuai sehingga masih butuh evaluasi. Banyak peluang yang tercipta di babak kedua tak berbuah gol menurutnya peluang yang didapat tidak harus gol.
“Kesulitan (peluang tak tercipta) striker tidak ada yang support, terlalu jauh antara depan dan tengah. Tadi golnya tidak jauh-jauh, berapa menit terakhir tadi lambat. Nanti dievaluasi. Babak pertama, antara Lucky Wahyu sama Ramadhani tidak berani pegang bola. Begitu dia keluar, ini lebih bagus. Lebih hidup,” jelasnya.
Sehingga di babak pertama pergantian pemain cepat dilakukan lantaran kalah bola tidak bisa merebut, menang bola tidak bisa merebut. Sehingga di laga kedua lawan Simo Putra pada, Kamis (7/12/2023) besok, dimungkinkan akan ada rotasi pemain di skuad tim berjuluk Laskar Majapahit tersebut. [tin/kun]
BACA JUGA: Laga Perdana, PSMP Mojokerto Target Amankan Poin di Kandang
![PSMP Mojokerto Menang Tipis atas Persenga Nganjuk Pertandingan PSMP menjamu Persenga Nganjuk di Stadion Gajah Mada Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG-20231205-WA0006_tBbFyzbJ41.jpeg)






