Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menobatkan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana menjadi alumnus paling inspiratif tahun ini. Ia berjasa mempererat relasi Unej dengan PPATK.
Anugerah ini diserahkan Rektor Iwan Taruna kepada Ivan dalam acara malam Puncak Peringatan Dies Natalis ke 59 Universitas Jember, di gedung Auditorium, Kamis (30/11/2023). “Penghargaan ini diberikan berdasarkan aspek kontribusi kepada almamater, ketokohan, dan komitmen,” kata ketua panitia peringatan Dies Natalis, Slamin.
Ivan dinilai berjasa memberikan kesempatan bagi praktisi di PPATK menjadi pengajar di Unej, sekaligus mendorong penelitian bersama antara dua lembaga tersebut dan memberikan kesempatan dosen dan mahasiswa untuk magang.
Ivan dinilai juga berprestasi dengan membawa Indonesia sebagai anggota Financial Action Task Force (FATF) Oktober lalu. Financial Action Task Force adalah organisasi dunia yang mencegah tindak pidana pencucian uang, pendanaan terorisme, serta pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal.
Menurut Iwan, Ivan berhasil memimpin dan mengordinir berbagai lembaga negara menjadi kekuatan yang padu, sehingga berhasil meyakinkan FATF menerima Indonesia menjadi anggota ke 40. “Ini menambah kredibilitas Indonesia di dunia internasional. Keberhasilan ini menjadi bukti kemampuannya di tingkat dunia,” katanya.
Ivan yang pernah kuliah di Fakultas Hukum pada 1990 ini berterima kasih atas penghargaan tersebut. “Sebenarnya masih banyak alumni Universitas Jember yang lebih baik. Penghargaan ini akan menjadi pemacu saya untuk lebih baik lagi dalam mengemban tugas,” katanya.
Ivan kemudian bercerita soal ikhtiar membawa Indonesia menjadi anggota FATF. Presiden Joko Widodo memintanya secara khusus agar menyukseskan upaya tersebut. Tanpa menjadi anggota FATF, maka komitmen Indonesia untuk memberantas pencucian uang akan dipertanyakan.
Ivan bersyukur usaha itu berhasil. Keberhasilan itu menerbitkan pesan bagi semua mahasiswa Unej. “Kalian harus percaya diri. Jika saya bisa, maka kalian pun juga bisa. Tinggal bagaimana Anda mau serius tidak. Persiapkan setiap tahapan hidup Anda saat ini agar berhasil di masa depan,” katanya. [wir]






