Surabaya (beritajatim.com) – Polisi memastikan gudang penyimpanan logistik Pemilu 2024 aman. Tempat yang disupervisi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berada di Pergudangan Margomulyo itu dijaga ketat selama 24 jam.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widi mengatakan bahwa Polrestabes Surabaya berjaga dengan sistem shift atau penjagaan bergiliran. Ada 13 anggota polisi yang siap berjaga masing-masing 6 anggota tiap shift dan 1 komandan untuk bertanggung jawab.
“Dilakukan patroli dan pengamanan objek vital terkait Pemilu 2024. Hal ini untuk mengamankan barang-barang yang akan digunakan untuk Pemilu 2024,” kata Haryoko ketika dikonfirmasi Beritajatim.com, Senin (27/11/2023).
Baca Juga:
Wabup Kediri : 4 Indikator dalam Pemilu, Ketiga Paling Penting
Sementara itu, Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi menjelaskan di dalam gudang Logistik yang ada di Margomulyo itu terdapat 234.731 barang, dengan rincian 16.334 tinta, 3.050 bilik suara, 3.005 kotak suara, dan 212.342 kabel ties atau segel plastik yang diterima pada Senin (20/11/2023) kemarin.
“Untuk kotak suara serta bilik suara dikirimkan secara bertahap,” kata Syamsi.
Selain dilakukan oleh pihak kepolisian, pengamanan gudang logistik juga melibatkan personel internal dari KPU.
Diketahui, berdasarkan data dari KPU setempat, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Surabaya untuk Pemilu 2024 sebanyak 2.218.586 orang dan dikelompokkan ke dalam lima kategori, yakni 39.528 atau 1,8 persen pre-boomer, 337.885 atau 15,2 persen baby boomer, 657.725 atau 29,6 persen generasi X, 717.345 atau 32,3 persen milenial, dan 466.103 atau 21 persen generasi Z. (ang/ted)






