Tuban (beritajatim.com) – Siswa Madrasah Aliyah Ash Shodamiyah berkunjung ke kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tuban. Dalam kunjungan tersebut, mereka belajar mengenal Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Kasubag Umum BPS Tuban Lulus Haryono mengatakan, pihaknya kali pertama mendapat kunjungan dari lembaga pendidikan, khususnya MA Ash Shomadiyah.
“Mereka datang untuk mendapatkan materi tentang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Tuban,” ucap Lulus sapaannya.
Ia berharap para siswa bisa memahami pentingnya IPM. Selain itu, langkah MA Ash Shodamiyah bisa ditiru lembaga pendidikan lain.
“Kami sangat terbuka jika memang ada kunjungan semacam ini dari lembaga pendidikan apapun yang ada di Tuban,” imbuhnya.
BACA JUGA:
RSUD Koesma Tuban Jadi Rujukan dan Rehabilitasi Narkoba
Dalam kunjungan tersebut, pemateri dari BPS Tuban, Arif Soeroso menjelaskan tentang Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ) yang pertama kali dikenalkan oleh United Nations Development Program (UNDP) pada 1990. Sejak itu, IPM menjadi program tahunan untuk dilaporkan dalam Human Development Report (HDR).
“IPM dibentuk oleh 3 dimensi dasar yaitu, umur panjang dan hidup sehat, yakni umur harapan hidup saat lahir, kemudian pengetahuan rata-rata lama sekolah usia 25 tahun dan standar hidup layak,” ujar Arif Soeroso.
Menurutnya, manfaat IPM untuk mengukur keberhasilan pembangunan suatu daerah yakni khususnya di Kabupaten Tuban dalam hal ini membangun kualitas hidup manusia.
“Targetnya pembangunan untuk pembahasan asumsi Makro di DPR RI dan penentu kebijakan Dana Alokasi Umum (DAU),” jelasnya.
BACA JUGA:
Ratusan Stand Meriahkan Festival 100% Tuban dan Tuban Expo
Sementara itu, Kepala Madrasah Aliyah Ash Shomadiyah Tuban, Riza Shalihuddin Habibi juga mengucapkan terima kasih karena BPS Kabupaten Tuban telah menerima kedatangan Anak-anak OSIS MA Ash Shomadiyah dan guru pembina dengan Baik.
“BPS merupakan jantungnya data, baik itu data penduduk, pertanian, ekonomi maupun data-data yang Lain, sehingga anak – anak bisa menambah ilmu dari acara itu,” tutup Gus Riza Shalihuddin Habibi. [ayu/beq]






