Gresik (beritajatim.com) – Pasca-insiden di kompleks Stadion Gejos (Gelora Joko Samudro). manajemen Gresik United melakukan evaluasi secara menyeluruh. Langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang.
Selain evaluasi, manajemen juga memberhentikan pelatih lama Rudy Eka Priyambada. Serta melakukan identifikasi, dan memberikan perawatan medis bagi korban pasca kejadian. “Kami juga memberikan santunan kepada korban dan pihak yang terkena dampak atas insiden tersebut,” ujar Legal Gresik United, Bayu Indarto, Kamis (23/11/2023).
Ia menambahkan, masih terkait dengan insiden itu, pihaknya juga menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Kami akan mengawal proses ini sebagai bentuk tanggungjawab manajemen serta menghormati proses dan putusan dari Komdis PSSI,” imbuhnya.
Sementara itu, Manager Gresik United Harris Bahasuan mengatakan, saat ini timnya telah melupakan kekalahan dan fokus latihan seperti biasa. “Pemain saat ini tetap fokus latihan meski ada penundaan jadwal bertanding yang semula 25 November ditunda menjadi 6 Desember 2023,” katanya.
BACA JUGA: Gresik United Kalah, Massa Suporter Ricuh dengan Polisi
Masih menurut Harris, timnya juga berusaha meningkatkan mental pemain yang sempat drop karena kalah di kandang sendiri. “Sekarang mental pemain sudah pulih. Kami terus berlatih keras menatap laga berikutnya,” papar Harris. [dny/suf]






