Madiun (beritajatim.com) – Polres Madiun Kota dan TNI bakal mengamankan kegiatan Deklarasi Pemilu Damai yang akan diselenggarakan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) se-Madiun Raya di Stadion Wilis, Kota Madiun, Minggu (26/11/2023)
Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 1.200 personel untuk pengamanan kegiatan tersebut. Personel tersebut berasal dari Polres Madiun Kota, TNI, dan instansi terkait.
“Harapannya kegiatan tersebut nantinya dapat terlaksana dengan aman, lancar dan tentunya juga ini merupakan tanggung jawab bersama dari panitia dan keluarga besar perguruan untuk sama-sama menjaga dan menyepakati apa yang menjadi komitmen kegiatan rakor yang dilaksanakan selama 2 hari ini,” kata Agus usai rakor bersama di Mako Polres Madiun, Rabu (22/11/2023).
Sementara itu, Dandim 0803/Madiun Letkol Inf. Meina Helmi menyampaikan, pihaknya siap mendukung pengamanan untuk kegiatan deklarasi tersebut.
BACA JUGA:
Ketua DPD Ajak PSHT Jaga NKRI dan Jadi Benteng Pancasila
“Kegiatan ini nantinya diharapkan bisa menjadi barometer bahwa Madiun sebagai pusat perguruan silat mampu menciptakan nuansa kedamaian dengan menjaga kondusifitas,” kata Dandim.
Ketua Umum PSHT Murdjoko mengatakan, peserta Deklarasi Pemilu Damai ini hanya diikuti oleh warga yang telah memiliki hak pilih tetap.
“Deklarasi Pemilu damai, terkhusus bagi warga PSHT yang sudah memiliki hak pilih karena nanti juga akan dihadiri oleh Ketua KPU maupun Ketua Bawaslu dari Jawa Timur,” kata Murdjoko.
BACA JUGA:
Tugu PSHT Palang di Tuban Beralih Fungsi Jadi Tugu Pancasila
Dia mengimbau kepada seluruh warga yang akan mengikuti Deklarasi Pemilu Damai untuk mematuhi peraturan yang telah menjadi kesepakatan semua pihak terkait.
“Saya minta apa yang sudah kita sepakati dalam rapat koordinasi dengan Polda, Polres jajaran di Jawa Timur bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya demi nama baik organisasi kita menjaga marwah harkat martabat dan nama baik PSHT,” pungkas Murdjoko. [fiq/beq]






