Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 800 warga Kabupaten Blitar yang telah lanjut usia mendapatkan bantuan makan sebanyak dua kali dalam sehari. Makanan matang tersebut diperuntukkan untuk sarapan pagi dan makan malam.
Namun ternyata makanan matang tersebut dikirim sekali antar oleh para petugas Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang telah ditunjuk. Para lansia di Blitar rata-rata mendapatkan kiriman makanan matang sekitar pukul 8-10 Pagi.
Padahal makanan matang tersebut sejatinya diperuntukkan untuk sarapan pagi dan makan sore atau malam bagi para lansia. Lantas apakah makanan matang yang dikirimkan ke para lansia tersebut tidak basi jika dimakan pada waktu sore atau malam hari?.
Dinas Sosial Kabupaten Blitar pun menjamin bahwa makanan yang dikirimkan ke para lansia ini masih aman dikonsumsi pada waktu sore atau malam hari, meski pengirimannya dan pengolahannya pada waktu pagi.
“Itu kan makanannya sudah diatur oleh Kemensos tadi agar nanti sore itu tidak basi gitu,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Bambang Dwi, Minggu (19/11/23).
Dinsos Kabupaten Blitar menyebut, pengiriman sekali antar ini disesuaikan dengan anggaran yang diberikan oleh Kementerian Sosial RI. Diketahui setiap lansia diberikan jatah permakanan sebesar Rp. 30 ribu rupiah per hari.
Anggaran Rp. 30 ribu rupiah tersebut sudah termasuk biaya antar makanan matang ke para lansia. Sehingga dengan biaya tersebut maka pengiriman makanan untuk sarapan dan makan sore, dilakukan dalam sekali antar.
“Itu per orang Rp. 30 ribu sudah include dengan biaya antar, jadi masakannya itu gizi seimbang itu dan itu yang pas untuk lansia, setahu saya ada pendampingnya dari Kemensos juga kok itu,” imbuhnya.
BACA JUGA:
25 Siswa SD di Blitar Terpengaruh Tren ‘Barcode’ TikTok
Diketahui bantuan permakanan untuk para lansia yang ada di Kabupaten Blitar ini menggunakan anggaran negara dari Kementerian Sosial. Bantuan permakanan ini juga dilakukan melalui pengadaan barang tipe 4. Sehingga semua proses pengolahan hingga distribusi bantuan makanan diserahkan kepada kelompok masyarakat (Pokmas).
Dinsos Kabupaten Blitar menyebut disetiap kecamatan ada satu Pokmas yang bertugas untuk memanajemen bantuan permakanan lansia ini. Total ada 22 Pokmas yang ditugaskan oleh Dinsos untuk melakukan pengolahan hingga mengantar makanan kepada para lansia.
“Anggaran ini full Kemensos, dan yang mengolah Pokmas total ada 22 Pokmas di setiap kecamatan,” tuturnya.
BACA JUGA:
Lansia Blitar Mendapat Bantuan Makanan Matang 2 Kali Sehari
Bantuan permakanan untuk lansia di Kabupaten Blitar berjalan sejak Juli dan akan berakhir pada bulan Desember tahun 2023 mendatang. Menu makanan yang diberikan untuk para lansia ini pun juga sudah disesuaikan dengan saran dan kajian ahli gizi yakni 4 sehat 5 sempurna.
Dinsos Kabupaten Blitar memastikan menu makanan yang diberikan antara pagi dan sore itu berbeda. Hal ini dilakukan agar para lansia tidak bosan menyantap makanan yang diberikan oleh petugas Dinsos. [owi/but]






