Jakarta (beritajatim.com) -Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan memberikan kuliah umum di AS (Amerika Serikat). Dalam kuliah umum ini dirinya optimis di Agustus 2024 mendatang IKN (Ibu Kota Negara) sudah bisa dihuni.
Kuliah umum diberikan Presiden Jokowi dihadapan akademisi dan mahasiswa yang berkuliah di Georgetown University Washington DC Amerika Serikat. Melansir YouTube Sekretariat Kepresidenan Rabu (15/11/2023), Jokowi banyak memberikan teknis rencana tentang IKN kedepan.
Presiden Jokowi menjelaskan konsep yang diusung dalam IKN memiliki konsep smart forest city yang modern dan ramah lingkungan. Sebanyak 70 persen wilayah didesain menjadi kawasan hijau.
BACA JUGA:Diduga Alami KDRT, Hidung Wanita di Bojonegoro Bengkok
“Kita harapkan ini (IKN) akan bisa kita huni, kita mulai huni nanti di Agustus 2024,” ujar Jokowi.
Kawasan IKN yang saat ini merupakan kawasan hijau dengan tumbuhan jenis monokultur yakni ditumbuhi hanya satu jenis tanaman saja kedepan akan diubah supaya lebih beragam tanaman yang dapat ditanam di IKN sehingga menjadi kawasan tropcal rain forest.
Selain kawasan hijau, 80 persen warga IKN nanti imbuhnya akan menggunakan transportasi publik yakni kendaraan listrik. Hal ini untuk mendukung kawasan ibu kota hijau.
Sementara itu hingga saat ini di IKN telah berdiri pusat persemaian benih bibit tanaman. Targetnya dalam jangka waktu satu tahun sudah menghasilkan 16 juta bibit pohon.
BACA JUGA:Cemburu, Picu Penikaman Warga Pamekasan
“Yang itu nanti akan ditanam baik di IKN maupun di Pulau Kalimantan sehingga kawasan itu menjadi kawasan yang sangat hijau dan juga pembangkit listriknya adalah energi hijau baik dari solar panel maupun dari hydropower,” tambah Jokowi.
Presiden juga optimis juga upacara peringatan hari 17 Agustus 2024 mendatang akan dilaksanakan di IKN. Meski demikian pembangunan secara keseluruhan belum selesai namun tempat pelaksanaan upacara ditargetkan wajib selesai jauh hari sebelum 17 Agustus 2024.
menurut Presiden, pembangunan IKN bisa lebih cepat selesai apabila sektor swasta mempercepat penanaman investasi. (Aje)






