Pasuruan (beritajatim.com) – Setelah viral disejumlah sosial media terkait pelepasan banner capres Ganjar Pranowo, pemilik rumah melakukan klarifikasi.
Diketahui pemilik rumah tersebut yakni Heru Joko Prasetyo melakukan klarifikasi bersama anggota Satpol PP Kecamatan Winong dan Panwascam Winongan.
Joko mengatakan bahwa pencopotan banner yang berada di depan rumahnya sudah tidak ada lagi permasalahan. Dirinya juga meminta kepada masyarakat agar penurunan banner yang berada di rumahnya tidak diperdebatkan.
“Dalam permasalahan penurunan banner yang berada di depan rumah saya sudah tidak ada lagi permasalahan yang didebatkan. Tidak ada lagi permasalahan yang dipermasalahkan, cukup, tutup, dan semua sudah beres,” kata Joko.
Joko mengatakan bahwa vidio yang viral tersebut semuanya sudah selesai dan semua hanyalah kurangnya komunikasi. Dirinya juga mengatakan bahwa telah sepakat untuk menjalin persatuan NKRI.
Ditanya terkait vidio klarifikasinya, Joko mengatakan bahwa semua itu dilakukan demi keluarga. “Semuanya ini saya lakukan demi keluarga, dan semua permasalahannya sudah selesai,” jawabnya.
Baca Juga: Viral, Banner Ganjar di Pasuruan Dilepas Oleh Aparat
Diberitakan sebelumnya, terdapat dua banner dengan ukuran kurang lebih 1,5 meter yang terbentang di depan rumahnya yang terletak di Desa Sumberjo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Namun banner tersebut tiba-tiba dilepas oleh aparat setelah mendapatkan izin kepada pemilik rumah, yang dimana yakni istri dari Joko.
Namun, Joko tak mengetahui hal tersebut dan kaget saat dirinya pulang kerumah. Saat ditelusuri banner tersebut telah berada di Kecamatan Winongan, dan diberi tahu jika lokasinya berada di belakang kantor KUA. Namun, saat di cari tahu ternyata banner tersebut tidak ditemukan. Sehingga Joko mengancam sejumlah petugas Satpol PP.
“Awas aja jika nanti tanggal 28 gak dikembalikan dan dipasang lagi akan aku injak-injak semuanya,” ucapnya seperti yang berada dalam vidio viral dengan durasi 57 detik. (ada/ted)






