Pamekasan (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, jadwalkan pendistribusian air bersih gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan hingga 15 November 2023 mendatang.
Pendistribusian air bersih gratis tersebut dilakukan PMI Pamekasan, sejak Agustus 2023 lalu. Mereka mendistribusikan air bersih ke 5 (lima) kecamatan berbeda di Pamekasan.
“Sesuai jadwal, pendistribusian air bersih ini akan kita lakukan hingga 15 November 2023 mendatang,” kata Ketua PMI Pamekasan, Sigit Priyono melalui Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Prayitno, Rabu (1/11/2023).
Memang untuk tahun ini, PMI Pamekasan hanya memfokuskan pada 5 kecamatan dari total 11 kecamatan berbeda di Pamekasan, yang dinyatakan terdampak kekeringan.
Baca Juga: PMI Pamekasan Salurkan Air Bersih ke Masjid dan Pesantren
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang relatif menyambar hampir di setiap kecamatan terdampak kekeringan, hal tersebut dilakukan seiring dengan keterbatasan armada yang disiapkan melalui PMI Jawa Timur.
“Untuk saat ini, sebenarnya kita memprioritaskan pengiriman air bersih gratis di 5 kecamatan berbeda di Pamekasan. Meliputi Galis, Larangan, Pademawu, Palengaan, dan Tlanakan. Namun untuk masjid pesantren kita sasar yang memang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.
Baca Juga: PMI Pamekasan Bersama Alumni 95 SMA Negeri 1 Pamekasan Kirim 25 Ribu Liter Air Bersih Gratis
Selain itu pihaknya sangat berharap bantuan air bersih tersebut dapat membantu sekaligus meringankan beban sesama, khususnya bagi masyarakat terdampak kekeringan akibat kemarau. “Kami akui hal ini tidak seberapa, tapi kami harapkan bisa bermanfaat,” harapnya.
Berdasar data BPBD Pamekasan, hanya terdapat 2 (dua) kecamatan dari 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, dinyatakan bebas dari kekeringan pada musim kemarau tahun ini, yakni Kecamatan Pakong, dan Kecamatan Pamekasan.
Sementara 11 kecamatan lainnya yang tersebar di sebanyak 321 dusun tersebar di 77 desa berbeda, dinyatakan terdampak kekeringan akibat musim kemarau. [pin/ted]






