Jombang (beritajatim.com) – KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Jombang bersama ratusan santri Pondok Tebuireng nobar (nonton bareng) film ‘Kejarlah Janji’. Nobar berlangsung di Gedung KH Yusuf Hasyim, Minggu (22/10/2023) malam.
Acara dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2023 ini berlangsung meriah. Nobar yang dikemas dalam program ‘KPU Goes to Pesantren’ itu sebagai salah satu upaya untuk memberikan sosialisasi dan pendidikan politik kepada pemilih pemula di pesantren yang berdiri tahun 1899 ini.
Film tersebut banyak memberi tauladan tentang bahaya politik uang dan hoaks, yang bisa merusak demokrasi. Nobar film ‘Kejarlah Janji’ juga merupakan upaya KPU Jombang untuk mengajak segmen pemilih pemula ikut berpartisipasi dalam menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024.
Selain ratusan santri, seluruh komisioner KPU Jombang juga hadir dalam kegiatan ini. Di antaranya Abdul Wadud Burhan, Asad Choirudin, Rita Darmawati, serta Ayatullah Khumaini. Lalu juga dihadiri anggota KPU Jawa Timur Nurul Amalia, pengurus Ponpes Tebuireng, santri dan santriwati serta jajaran sekretariat KPU Jombang.
Nurul Amalia menjelaskan bahwa nobar film ini dalam rangka memperingati hari santri. Nobar dilakukan serentak se-Indonesia. “Serentak dilaksanakan di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Ditambah penyelenggaraan nobar oleh Jawa Timur,” kata komisioner KPU Jatim ini.
BACA JUGA:
Jelang Penetapan DCT, Sejumlah Parpol di Jombang Lakukan Perubahan Bacaleg
Rencananya setelah nobar hari ini, juga dilakukan nobar pada 28 Oktober 2023 dalam rangka memperingati sumpah pemuda. Kalau hari ini di goes to pesantren, pada tanggal 28 Oktober itu goes to campus.
Nurul menambahkan target acara itu adalah masyarakat paham tentang pemilu dengan cara yang bergembira, yaitu nonton bareng sebuah film hasil produksi KPU. Untuk diketahui, film Kejarlah Janji diproduksi oleh KPU bekerjasama dengan Asta Jaya Centra Cinema, Padi Padi Creative, dan Garin Workshop untuk menyambut Pemilu 2024. [suf]






