Gresik (beritajatim.com) – Pandemi covid-19 sempat meluluhlantakan semua sektor di Provinsi Jawa Timur. Imbas kejadian tersebut, membuat roda perekonomian masyarakat berhenti akibat tingginya kasus virus mematikan itu. Namun, berkat gotong-royong semua stake holder dan dukungan perusahaan BUMN serta BUMD, ekonomi kembali pulih.
Seperti diketahui, penanganan kasus covid-19 tidak bisa berjalan sendiri. Semua itu, butuh kerjasama untuk memulihkan kembali pasca pandemi. Salah satu perusahan BUMN yang turut memberi kontribusi adalah Petrokimia Gresik.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan, dirinya masih ingat saat kejadian pandemi banyak membutuhkan oksigen buat pasien yang terpapar. Untung ada Petrokimia Gresik yang peduli memberikan bantuan oksigen medis secara cuma-cuma.
Baca Juga: Aniaya Pasangan Mantan Pancar, Pelajar Surabaya Dihukum 7 Bulan
“Ini bukti tingkat kegotong-royongan masyarakat Jawa Timur tinggi. Tidak salah bila kami memberikan apresiasi Jatim Bangkit Award 2023,” ujarnya, Kamis (19/10/2023).
Sementara Dwi Satryo Annurogo selaku Dirut Petrokimia Gresik mengatakan apresiasi ini bisa menjadi motivasi untuk berkontribusi lebih baik lagi bagi kemajuan Jawa Timur.
“Meski secara regulasi kami menjalankan amanah memajukan pertanian dalam negeri. Dengan menghasilkan produk inovatif berkualitas. Kami tidak lupa turut membantu pemulihan ekonomi,” katanya.
Baca Juga: Ganjarian Jatim Sebut Megawati Kingmaker yang Patuh Konstitusi
Salah satu cara untuk memulihkan ekonomi masyarakat lanjut dia, melakukan pendampingan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang merupakan pilar ekonomi kerakyatan.
“Melalui program Mangga yang merupakan akronim dari Mitra Kebanggaan. Ada 337 UMKM dari berbagai daerah mendapat bantuan penyaluran dana bergulir Rp 41,87 miliar,” ungkapnya. (dny/ian)






