Blitar (beritajatim.com) – Polres Blitar Kota menggelar simulasi Sistem Pengamanan Dalam Kota (Sispamkota) sebagai upaya antisipasi dan pengamanan Pemilu 2024. Dalam kegiatan ini Polres Blitar Kota melibatkan ratusan siswa dari SMK Islam 1 Blitar atau yang dikenal dengan STMI.
Dalam simulasi ini, ratusan siswa tersebut diberikan peran sebagai massa yang ikut demo dan melakukan kerusuhan saat proses Pemilu. Para siswa ini pun terlihat antusias dan semangat mengikuti seluruh peragaan dari simulasi pengamanan dan antisipasi teror yang terjadi di Pemilu 2024 mendatang.
“Iya semua ini siswa SMTI, kami sih semangat ya, kan bisa ikut tahu gimana kalau ada kerusuhan saat Pemilu mendatang,” ujar salah satu pelajar yang enggan menyebutkan namanya.
Tujuan utama pelibatan para pelajar ini tentu sebagai edukasi politik utamanya tentang pelaksanaan Pemilu yang aman dan damai. Diharapkan dengan kegiatan ini, para siswa bisa tahu dan menjadi salah satu agen yang menyebarkan informasi tentang pentingnya pelaksanaan Pemilu yang damai.
“Kalau gini kan jadi tahu pentingnya pelaksanaan pemilu yang damai,” ucap singkatnya sembari melanjutkan simulasi.
BACA JUGA:
El Nino, Kota Blitar Andalkan Stok Pangan dari Daerah Lain
Sementara itu Polres Blitar Kota sengaja menggelar simulasi Sispamkota ini sebagai langkah antisipasi dalam pengaman Pemilu 2024 mendatang. Polres Blitar Kota ingin seluruh anggota personelnya siap untuk mengantisipasi dan menangani setiap teror yang ada di Pilpres, Pileg, hingga Pilkada 2023 mendatang.
“Simulasi Sispamkota dilaksanakan sebagai gambaran nanti untuk semua personel agar mengerti ketika nanti ada teror,” kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Danang Setio, Selasa (17/10/23).
Selain menggelar peragaan penanganan teror saat Pemilu 2024 mendatang. Polres Blitar Kota juga menggelar apel dan penandatangan deklarasi Pemilu damai 2024 yang diikuti oleh Forkopimda dan seluruh Partai Politik (Parpol).
“Tadi juga dilaksanakan deklarasi damai 2024 yang diikuti seluruh Forkopimda, Parpol dan seluruh elemen masyarakat, ” imbuhnya.
BACA JUGA:
Ribuan Keluarga di Kota Blitar Masuk Kategori Rawan Stunting
Pemetaan daerah rawan dalam Pemilu 2024 juga sudah dilakukan oleh Polres Blitar Kota. Dari pantauan sementara ada 2 titik di wilayah hukum Polres Blitar Kota yang masuk kategori rawan. Sementara daerah lain yang masuk dalam wilayah hukum Polres Blitar Kota masuk kategori kurang rawan.
“Untuk wilayah Polres Blitar Kota ada 2 kategori yang rawan dan lainnya kurang rawan, 1575 TPS,” tegasnya.
Total Polres Blitar akan menerjunkan 360 personil untuk pengamanan Pemilu 2024 mendatang. Jumlah personel tersebut masih akan bertambah karena ada tambahan pasukan dari Polda Jatim. [owi/beq]






