Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 169 wisudawan Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang menerima fasilitas Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,00.
Mereka menjalani wisuda periode IV tahun akademik 2023/2024 di gedung Auditorium Unej, Sabtu (14/10/2023). Ppara penerima KIP-K ini mendapatkan IPK tertinggi 3,99 dan terendah 3,20. Rata-rata IPK mereka adalah 3,60.
Pemilik IPK tertinggi itu adalah Annisya Choirun Ni’mah, lulusan Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian. Dia bungsu dari dua bersaudara anak pasangan Muhid dan Komariah yang hidup dari menyewa lahan pertanian kecil. Keterbatasan ekonomi keluarga yang membuat kakaknya hanya bisa mengenyam pendidikan hingga tingkat madrasah tsanawiyah.
Gadis Desa Kunir Kecamatan Wonodadi, Kabupayen Blitar ini kemudian mencoba peruntungannya untuk kuliah di Unej dengan memanfaatkan fasilitas KIP-K. “Ketika saya duduk di SMAN Srengat Blitar, ada kesempatan memperoleh fasilitas KIP-K maka saya mendaftar dan memilih Universitas Jember,” katanya sebagaimana dilansir Humas Unej.
Choirun bersyukur akhirnya bisa mengenakan toga. “Alhamdulillah dengan KIP-K ini mewujudkan cita-cita saya dan keluarga menjadi sarjana,” katanya.
Choirun menyadari nasib baik tak selamanya datang dua kali. Maka selama kuliah, dia berusaha belajar rutin dam membuat prioritas aktivitas. Ia berusaha untuk tidak terlambat mengumpulkan tugas. “Sebenarnya dengan mengerjakan tugas dari dosen, kita terus belajar,” kata gadis yang juga aktivis Himpunan Mahasiswa Jurusan Agribisnis ini.
Rektor Universitas Jember Iwan Taruna senang KIP-K tepat sasaran, diperuntukkan siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. “Fakta ini membuktikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi mereka yang mau berjuang keras untuk menuntut ilmu sebagai salah satu ikhtiar meningkatkan derajat kehidupan,” katanya.
Selama ini, menurut Iwan, pemerintah terus berusaha memberikan fasilitas pendanaan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk menuntut ilmu di perguruan tinggi. “Begitu pula dengan BUMN maupun swasta yang juga turut aktif menyalurkan beasiswa. Oleh karena itu saya berterima kasih atas dukungan semua pemangku kepentingan di Universitas Jember yang sudah turut menyukseskan pendidikan mahasiswa kami,” katanya.
Pada wisuda periode IV ini, ada dua lulusan yang meraih IPK sempurna atau IPK 4,00. Mereka adalah Fidya Sari Kusuma Putri dari Program Studi Magister Teknik Sipil Fakultas Teknik yang menjadi wisudawan peraih IPK tertinggi di jenjang S-2, dan Putri Diah Suci Anggraini, dari Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian. Sementara Diah Ayu Firli Wardhani, dari Program Studi Diploma Tiga Usaha Perjalanan Wisata FISIP jadi peraih IPK tertinggi dengan IPK 3,88. [wir]






