Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pria di Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto mencoba mengakhiri hidup pada Sabtu (14/10/2023). Korban nekat melukai lehernya sendiri, diduga ada masalah di tempat kerjanya.
Korban diketahui atas nama Agus Setiawan (30) warga Dusun Klanjan RT 03 RW 01, Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Aksi nekat korban diketahui pertama kali oleh istrinya ketika melihat jendela kamar yang awalnya terbuka kemudian tertutup.
Istri korban yang curiga kemudian mengecek ke dalam kamar dan melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak di atas tempat tidur dengan kondisi terluka di bagian leher. Lehernya berdarah namun saat pertama kali mengetahui, istri korban masih mendengar suara suaminya bernapas. .
Mengetahui hal tersebut istri korban kemudian berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Warga yang datang ke rumah korban kemudian melakukan pertolongan.
BACA JUGA:
Api Masih Membakar Pabrik Tisu di Mojokerto, BPBD Gunakan Busa AFFF
Korban dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sakinah di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto menggunakan mobil desa. Namun karena luka yang dialami cukup parah, korban dirujuk ke RS Soetomo di Kota Surabaya.
Dari lokasi, petugas mengamankan barang bukti berupa sprei penuh darah, gunting yang ada bercak darah. Benda tersebut diduga digunakan korban untuk melakukan aksi percobaan bunuh diri.
BACA JUGA:
Pabrik Tisu Mojokerto Terbakar saat Kejar Target Ekspor 80 Negara
Kapolsek Jatirejo, AKP Syaiful Isro mengatakan, dua hari lalu korban sempat bercerita kepada sang istri jika ada permasalahan dengan majikannya di tempat korban bekerja. Namun korban tak menceritakan secara jelas permasalahan dengan sang majikan tersebut.
“Dua hari korban curhat ke istrinya, jika ada masalah di tempat kerjanya tapi korban tidak cerita apa permasalahannya apa. Korban juga meminta untuk mengantarkannya menemui majikannya, namun belum bertemu. Saat ini korban dirujuk ke RS Dr Soetomo Surabaya,” jelasnya. [tin/beq]
Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.






