Blitar (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Blitar meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk menjaga netralitas politik. Pemkot Blitar bahkan mengancam menjatuhkan sanksi kepada ASN yang kedapatan me-like postingan di media sosial yang berbau politik baik parpol, capres, maupun caleg.
Kepala BKSDM Pemkot Blitar, Kusno, menegaskan ASN yang menyukai atau me-like posting berbau politik sudah termasuk melanggar aturan terkait netralitas. Pemkot Blitar pun telah menyiapkan sejumlah sanksi terkait hal itu, mulai dari teguran, hukuman ringan hingga berat.
“Sering kami sampaikan kepada seluruh ASN untuk berhati-hati dalam bermedia sosial. Sebab, tren kampanye saat ini sudah bergeser ke media sosial, kalau dulu mulut mu harimau mu sekarang jarimu harimaumu,” kata Kusno, Rabu (11/10/2023).
Khusus sanksi berat, Pemkot Blitar siap menjatuhkan penurunan jabatan hingga pemberhentian kerja secara tidak hormat.
“Sering kami sampaikan kepada seluruh ASN untuk berhati-hati dalam bermedia sosial. Sebab, tren kampanye saat ini sudah bergeser ke media sosial,” tegasnya.
BACA JUGA:
DPRD Blitar Desak APH Selidiki Kasus Sewa Rumdin Wabup
Pengawasan pun akan dilakukan secara intensif. Untuk media sosial, Pemkot Blitar juga akan berkoordinasi dengan Bawaslu Kota Blitar.
Pemkot Blitar juga akan membuka laporan publik terkait netralitas ASN di media sosial. Semua langkah itu dilakukan untuk menjaga netralitas ASN Pemkot Blitar selama Pemilu 2024.
“Sering kami sampaikan kepada seluruh ASN untuk berhati-hati dalam bermedia sosial. Sebab, tren kampanye saat ini sudah bergeser ke media sosial,” katanya.
BACA JUGA:
Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Shalter Dinsos Blitar
Menurut Kusno, sudah seharusnya ASN bersikap netral dalam hal apapun. Baik itu terkait pelayanan hingga sikap ke masyarakat.
Netralitas juga harus diterapkan ASN dalam lingkungan keluarga. Misalnya, jika ada kerabat atau saudara yang mencalonkan diri dalam Pemilu 2024, ASN tetap wajib netral.
”Artinya, mereka tidak boleh memberikan dukungan dalam bentuk apapun,” tutupnya. [owi/beq]






