Jember (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) telah mendistribusikan 260 ribu liter air bersih di sejumlah lokasi kekeringana akibat kemarau panjang, pada rentang 24 Agustus – 9 Oktober 2023. Distribusi dilakukan di delapan kecamatan yakni Patrang, Kaliwates, Kalisat, Sukorambi, Ledokombo, Sumbersari, Arjasa, dan Silo.
Setiap kali kegiatan,, lima belas ribu liter air didistribusikan langsung dari rumah ke rumah warga yang telah mempersiapkan tempat air seperti ember dan botol bekas air mineral. Air juga didistribusikan ke sejumlah tandon air di lokasi yang mengalami kesulitan air bersih.
Ketua PMI Jember Mohammad Thamrin mengatakan, distribusi ini dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Cipta Karya Jember. “Warga sangat terbantu. Air bersih bantuan pemerintah dan organisasi kemanusiaan tersebut meringankan warga karena tak perlu lagi membeli air isi ulang hanya untuk kebutuhan minum,” katanya, sebagaimana dilansir Senin (9/10/2023).
Hari ini PMI Kabupaten Jember mendistribusikan air bersih di RT 02,03 dan 04, di RW 8 perumahan pondok Sunan Ampelm di kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari. ”Kami melakukan antisipasi dengan mengoptimalkan jejaring yang ada, untuk mengakomodasi kebutuhan air bersih yang ada, seefektif dan seefisien mungkin untuk distribusi air bersih,” kata Thamrin.
Belum ada tanda-tanda kemarau akan berakhir, kendati hujan sempat mengguyur beberapa kali. Thamrin memutuskan untuk terus koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember untuk memastikan distribusi air bersih berjalan lancar. [wir]






