Sumenep (beritajatim.com) – Pasca pencermatan daftar caleg tetap (DCT) DPRD Sumenep, jumlah caleg mengalami perubahan. Semula caleg yang tercantum dalam daftar caleg sementara (DCS) sebanyak 580 orang, setelah tahap pencermatan, menyusut menjadi 565 orang.
“Rinciannya untuk caleg laki-laki sebanyak 342 orang, dan caleg perempuan sebanyak 223 orang. Jadi total caleg DPRD Sumenep dari 16 parpol sebanyak 565 orang,” kata Komisioner KPU Sumenep, Deki Prasetia Utama, Kamis (05/10/2023).
Ia menjelaskan, berkurangnya jumlah caleg di DCS dan DCT tersebut karena beberapa sebab. Diantaranya mengundurkan diri, atau tidak diusulkan kembali oleh partainya.
“Karena kalau persoalan pencalegan ini kan murni kewenangan partai politik. KPU sebatas menerima dokumen pengajuan dari parpol melalui aplikasi SILON disertai penyerahan dokumen fisik,” terangnya.
Lebih lanjut Deki menerangkan sampai batas akhir pencermatan DCT pada Selasa (03/10/2023) jam 23.59, ada beberapa partai politik yang melakukan perubahan terhadap calegnya.
“Perubahan itu diantaranya nomer urut, kemudian pindah dapil, foto, bahkan ada yang ganti orang atau ganti caleg. Semua itu diijinkan, asalkan memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditentukan,” paparnya.
Baca Juga:
KPU Sumenep Tak Sediakan TPS Khusus Bagi 1.749 Pemilih Disabilitas
Selain itu, lanjut Deki, pada masa akhir pencermatan, bagi caleg yang juga tercatat sebagai pejabat negara di lembaga yang mendapatkan honor/ gaji dari keuangan negara, diminta untuk menyerahkan SK pemberhentian dari jabatannya
“Tetapi kemudian ada surat dinas dari KPU RI yang mengijinkan ‘up load’ SK pemberhentian dari jabatan itu menyusul, apabila memang SK tersebut belum selesai dan berada di luar kewenangan seseorang,” paparnya.
Bacaleg tersebut bisa membuat surat pernyataan bahwa SK pemberhentiannya masih dalam proses. Surat pernyataan tersebut juga harus diunggah di ‘Silon’.
“Yang penting, paling lambat 1 bulan setelah penetapan DCT pada 3 November, SK pemberhentian dari jabatan sebagai pejabat negara itu sudah di-up load di Silon,” ungkapnya. (tem/ted)






