Mojokerto (beritajatim.com) – Sejumlah karyawan toko baju muslim di Jalan Teratai Perumahan Pondok Teratai, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto panik. Karyawan yang didominasi perempuan ini buru-buru mengeluarkan barang-barang dari dalam toko.
Menyusul ruangan genset yang ada di ruangan bagian belakang terbakar. Meski tidak ada api, namun asap hitam pekat memenuhi isi ruangan toko yang berada di kawasan pertokoan tersebut. Para karyawan mengeluarkan seluruh baju muslim dan perlengkapannya dari dalam toko.
Satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto diterjunkan ke lokasi. Namun lantaran berada di bagian belakang dan tidak ada akses menuju ke ruangan genset selain dari pintu depan sehingga petugas harus mendekatkan mobil damkar.
Salah satu karyawan, Achmad Fery kebakaran di ruangan genset tersebut diketahui karyawan setelah listrik tiba-tiba padam. “Setelah kita cek ke ruangan genset ternyata ada percikan api. Kita padamkan sebisanya, tidak tahunya malah membesar,” ungkapnya, Selasa (3/10/2023).
Sehingga langsung menghubungi pihak BPBD Kabupaten Mojokerto. Beruntung api tidak sampai membakar barang-barang di dalam toko lantaran karyawan langsung sigap untuk mengeluarkan semua isi toko. Selain tidak membakar barang-barang di dalam toko, karyawan juga dalam kondisi selamat.
Masih kata Sukamto, petugas mengalami kesulitan lantaran genset terletak di ruangan dalam yakni berada di ruangan paling belakang. Asap yang keluar dari genset menghalangi petugas untuk melakukan pemadaman. Menurutnya yang terbakar hanya genset, untuk barang-barang di dalam toko aman.
“Iya hanya genset. Alhamdulilah untuk barang-barang dan ruangan (bangunan toko) aman semua, tidak sampai terbakar. Iya cukup satu unit damkar tapi memang untuk menjangkaunya cukup sulit karena tempatnya cukup sulit, genset tempatnya terletak di dalam. Kesulitan kami adalah asap yang menghalangi kami,” ujarnya.
Pihak mengaku belum mengetahui penyebab genset di ruangan bagian dalam toko baju muslim tersebut terbakar. Termasuk kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran genset tersebut, karena masih dalam penyelidikan pihak berwenang. [tin/ted]







