Pasuruan (beritajatim.com) – Penyelidikan terkait kasus pelemparan bondet yang merusak dua rumah panitia pilkades masih buram. Sampai saat ini identitas pelaku masih belum diketahui oleh Polres Pasuruan Kota.
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Makung Ismoyo Jati, menyatakan bahwa belum ada perkembangan signifikan dalam kasus tersebut. Saat ini Satreskrim Polres Pasuruan Kota masih melakukan penyelidikan terkait pelaku pelempar bondet.
“Kasus bondet sampai saat ini masih belum menemukan hasil yang signifikan. Kami tim Polres Pasuruan Kota juga dibantu penuh oleh Polda Jatim untuk pencarian pelaku dan pengumpulan bukti,” kata Makung.
Makung menjelaskan bahwa pengungkapan pelaku dalam kasus ini terkendala oleh beberapa faktor. Salah satunya yakni terkait kindisi CCTV yang buram dan kurang jelas disekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Dua Panitia Pilkades di Nguling Pasuruan Diteror Bom Bondet
Sehingga pihaknya sulit melakukan identifikasi terhadap sepeda motor yang digunakan oleh pelempar bondet. Selain itu, minimnya saksi mata yang dapat memberikan keterangan langsung saat pelemparan bondet terjadi juga menjadi hambatan.
“Meskipun di CCTV terlihat sepeda motor yang diduga milik pelaku, namun nomor kendaraannya tidak terbaca dengan jelas. Ditambah lagi saksi mata yang minim saat terjadinya kejadian pelemparan bondet, sehingga kami juga kesulitan untuk.menggali informasi,” ungkapnya.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa tujuh saksi, mulai dari korban dan keluarganya hingga warga sekitar. Polisi juga telah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk melakukan patroli rutin guna mencegah insiden yang tidak diinginkan menjelang dan setelah pelaksanaan pilkades.
“Kami berupaya memberikan rasa aman, dan kami berkoordinasi dengan pihak desa untuk melakukan patroli bersama hingga berlangsungnya pilkades dan pasca pilkades agar semuanya berjalan dengan aman,” tambahnya.
Sebelumnya, pada Rabu (30/8/2023), dua rumah panitia pilkades di Desa Sumberanyar mengalami serangan dengan pelemparan bondet. Teror pertama terjadi di rumah Supandi (62), Ketua Panitia Pilkades di Dusun Sumurwaru, Desa Sumberanyar. Sekitar pukul 02.20 WIB, rumahnya menjadi target dan pintu rusak akibat lemparan bondet.
Teror serupa juga menimpa rumah Lasminto (52), anggota panitia Pilkades dari Dusun Belung, Desa Sumberanyar, yang dilempari dengan 6 bom ikan pada hari yang sama. (ada/ted)
[berita-terkait number=”3″ tag=”pasuruan”]






