Tuban (beritajatim.com) – Proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban melalui PT Pertamina (Persero) Fungsi Asset Management, PT Kilang Pertamina Internasional Fungsi Early Work Project GRR Tuban menerima penghargaan Subroto Award 2023 kategori Stakeholder Terbaik Bidang Pengembangan Kompetensi SDM Melalui Pendidikan Vokasi dari Kementerian ESDM.
Penghargaan ini dianugerahkan kepada PT PRPP yang berkolaborasi bersama menyediakan Program Beasiswa Diploma III (D3) minyak dan gas (migas) yang ditujukan bagi para pemuda/pemudi yang tinggal di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Presiden Direktur PT. PRPP, Reizaldi Gustino yang langsung menerima penghargaan tersebut menyampaikan, atas upaya pengembangan kapasitas generasi muda di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban melalui program beasiswa Diploma III (D3) di PEM Akamigas, ia menyambut baik penghargaan Subroto Award yang diberikan.
“Bahwa penghargaan ini menunjukkan bahwa PRPP dan Proyek GRR Tuban telah menunjukkan komitmen untuk mengembangkan generasi muda yang berasal dari sekitar area Proyek GRR Tuban secara konsisten khususnya di bidang pendidikan,” tutur Reizaldi Gustino.
Pria yang akrab disapa Reizaldi ini menambahkan, beasiswa tersebut sangat unik karena bersifat end to end dan menyeluruh, end to end artinya kami tidak hanya menyediakan sarana pendidikannya tetapi juga kesempatan untuk menerapkan hasil pendidikan dengan berkarya di Pertamina Group sebagai pekerja.
“Kami mendukung seluruh kebutuhan para penerima beasiswa selama mengikuti pendidikan karena memang PEM Akamigas selaku mitra kami menyediakan seluruh kebutuhan penerima beasiswa mulai dari infrastruktur utama yang terkait dengan aspek pendidikan, maupun infrastruktur pendukung lain seperti tempat tinggal,” ungkap Reizaldi.
Oleh karenanya, PT. PRPP mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM atas penghargaan yang diberikan atas upaya Proyek GRR Tuban untuk memajukan masyarakat sekitar. “Terima kasih juga kepada PEM Akamigas sebagai mitra kami dalam implementasi program kami, tidak lupa seluruh tim terkait baik dari PRPP, GRR Tuban, maupun Pertamina yang sudah mengeksekusi dan mengawal implementasi program beasiswa ini,” imbuhnya.
Lanjut, ia juga menggarisbawahi bahwa komitmen PRPP maupun seluruh elemen proyek GRR Tuban tidak selesai sampai di sini dan akan tetap dilanjutkan hingga fase konstruksi dan operasi mendatang. Dalam hal itu, seiring dengan perkembangan proyek, tentunya program-program sosial kemasyarakatan yang fokus pada pengembangan kapasitas masyarakat akan menjadi salah satu prioritas yang akan dilaksanakan.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar Proyek GRR Tuban dapat berjalan dengan lancar dalam rangka mewujudkan kemandirian energi nasional serta industri petrokimia dalam negeri,” ucapnya.
Sebagai informasi, penghargaan Subroto Award kategori Stakeholder Terbaik Bidang Pengembangan Kompetensi SDM Melalui Pendidikan Vokasi ini merupakan penghargaan kali kedua yang diterima oleh PRPP setelah pada tahun 2022 menerima penghargaan yang sama.
PRPP saat ini memasuki fase pengembangan sebagai bagian dari persiapan pembangunan GRR Tuban. GRR Tuban direncanakan berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 840 hektar di Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban dan diproyeksikan memiliki kapasitas pengolahan minyak mentah sebesar 300 ribu barel per hari yang memproduksi BBM berkualitas tinggi berspesifikasi Euro V serta produk petrokimia berupa poliolefin dan aromatik.
Baca Juga: Pertamina Rosneft Evaluasi Kebakaran di GRR Tuban
Dimana pada area tersebut diproyeksikan dibangun kilang BBM terintegrasi dengan industri petrokimia GRR Tuban sejak tahun 2019, adapun 47 generasi muda asal Jenu Tuban yang telah mendapatkan akses pendidikan melalui Program Beasiswa D3 di Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas.
Serta pada tahun 2022 ada 20 yang telah selesai menempuh pendidikan dan telah dikaryakan di sejumlah kilang Refinery Unit Pertamina yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia sebagai pekerja tetap di PT Kilang Pertamina Internasional.
Sementara itu, salah satu yang menerima manfaat beasiswa, lulusan PEM Akamigas Ahmad Zaenul mengajak para pemuda di Kecamatan Jenu untuk memperluas ilmu pengetahuan dan semangat dalam meraih cita-cita karena Tuban membutuhkan energi-energi baru untuk membangun dan mengembangkan Kota Bumi Wali.
“Untuk saat ini saya fokus menimba ilmu dan pengalaman di luar, nanti pulang ke Tuban sudah siap membantu pembangunan di Tuban kota tercinta,” ucap Zainul sesaat sebelum diberangkatkan ke Kilang RU-IV Cilacap untuk menjalani proses pengangkatan sebagai pekerja Pertamina. [ayu/ted]
[berita-terkait number=”3″ tag=”Tuban”]






