Gresik (beritajatim.com) – Imbas distribusi air dari Perumda Giri Tirta membuat warga Perum Pondok Permata Suci (PPS) Gresik menjerit. Pasalnya, distribusi air ke rumah warga mampet sudah satu hari lebih.
Tak adanya air untuk kebutuhan sehari-hari. Warga setempat terpaksa membeli air galon isi ulang untuk mandi, dan mencuci.
“Sampai malam hari ini air tak mengalir lagi. Kondisi ini yang membuat warga berduyun-duyun ke tempat air isi ulang,” ujar Yudhi Anggoro (31) salah satu warga, Senin (2/10/2023).
Yudhi menambahkan, akibat air PDAM mati. Dirinya terpaksa membeli air isi ulang empat buat kebutuhan hari ini dan besok.
Baca Juga: Cegah Bentrok Antarperguruan Silat dan Balap Liar, FEB Universitas Jember Hidupkan Wisata Kanal
“Ya mau gimana lagi wong lagi butuh air apapun kondisinya harus membeli untuk memasak, mandi serta mencuci,” imbuhnya.
Terkait dengan matinya air PDAM ini. Perumda Giri Tirta Gresik sudah memberitahu ke pelanggannya. Ini karena ada perbaikan pipa HDPE diameter 560 mm akibat pekerjaan PLN di depan sebuah perusahaan yang ada di Jalan Raya Sukomulyo Manyar Gresik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pipa tersebut terkena Horisontal Direct Drilling (HDD) atau proses pengeboran bawah tanah untuk penanaman kabel.
Baca Juga: Atlet 20 Negara Akan Tanding di Ajang ITF Widjojo, Pangdam: Ini Penting
Perbaikan tersebut berdampak pada menurunnya distribusi debit air di sebagian kawasan perusahaan di Gresik, sejumlah pabrik yang berada di sepanjang jalan Raya Sukomulyo, kemudian wilayah Perum Pongangan Indah, sebagian Perum Gresik Kota Baru (GKB), Jalan Gubernur Suryo, Jalan Sindujoyo, KH Kholil dan sekitarnya.
“Sekarang lagi disimulasi pakai sumber lain supaya warga mendapat distribusi air,” kata Dirut Perumda Giri Tirta, Kurnia Suryandi.
Ia menambahkan, estimasi perbaikan diperkirakan paling lama selesai 3 x 24 jam. Bila sudah clear air akan mengalir seperti biasa.
Baca Juga: Bandara Banyuwangi Raih Penghargaan Bergengsi dari ESDM
“Butuh waktu tiga hari untuk memperbaiki pipa HDPE. Mudah-mudahan pengerjaannya tidak ada kendala,” imbuhnya. (dny/ian)






