Malang (beritajatim.com) – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) menciptakan alat bernama Chemtro. Chemtro adalah inovasi bisnis media edukasi yang menggabungkan kearifan lokal keris dengan teknologi Augmented Reality (AR), dan Artificial Intelligence (AI) dalam aplikasi pembelajaran. Alat ini dibuat oleh lima mahasiswa UM.
Kelima mahasiswa tersebut, yaitu Vanesa Kusuma Putri dari S1 Pendidikan Kimia/2020 sebagai leader atau CEO. Kemudian Tsalis Jauza Nareswari dari S1 Pendidikan Kimia/2020 sebagai content research atau COO, Nur Ainah dari S1 Pendidikan Fisika/2021 sebagai marketing management alias CMO.
Ada juga Nur Mujahidin Achmad Akbar dari S1 Pendidikan Teknik Informatika/2021 sebagai developer atau CTO dan Abdul Azis dari S1 Pendidikan Ekonomi Pembangunan/2021 sebagai financial management atau CFO. Mereka dibimbing oleh Nur Candra Eka Setiawan, S.Si., S.Pd., M.Pd.
Selaku leader, Vanesa mengungkapkan bahwa terobosan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi 4C (Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Creativity). Selain itu tim ingin mempromosikan pelestarian budaya melalui pendekatan yang interaktif dan menarik.
BACA JUGA:
Mahasiswa UM Malang Hasilkan Etnochem
“Kami ingin berperan sebagai inovator muda dalam dunia pendidikan dan bisnis. Dengan media Chemtro, kami berusaha untuk mengubah pendidikan menjadi pengalaman yang lebih hidup dan berarti,” ujar mahasiswa angkatan 2020 UM, Minggu 1 Oktober 2023.
Ia dan tim percaya bahwa teknologi mutakhir dan kearifan lokal dapat membentuk generasi muda yang kompeten dan memiliki rasa hormat terhadap budaya. Langkah ini sebagai langkah besar menuju perubahan positif dalam dunia pendidikan.

“Target pasar Chemtro adalah Siswa Kelas 12 SMA/Sederajat yang sedang mempelajari materi elektrokimia. Selain itu, kit ini sudah diuji cobakan dan dijual ke beberapa SMA di Malang seperti SMAI Kepanjen dan SMA 1 Bululawang,” ujarnya.
Dengan inovasi ini, Chemtro berkontribusi pada upaya pelestarian budaya Indonesia sambil mengasah kompetensi 4C generasi muda. Terobosan ini menandai langkah besar dalam dunia pendidikan di Indonesia. “Kami harap alat buatan kami dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak inovasi yang mendukung perkembangan pendidikan di seluruh dunia,” kata Vanesa menegaskan.
Informasi lebih lanjut untuk mendapatkan produk ini dapat mengunjungi Instagram: chemtro.pkmk , Website: https://chemtro.netlify.app/ , Youtube: Chemtro Pkmk . Dapat juga melalui Shopee, Tokopedia dan Lazada dengan nama: CHEMTRO . [dan/suf]






