Surabaya (beritajatim.com) – Dindik Jatim meminta siswa SMAN 5 Taruna Brawijaya Jatim di Kota Kediri mampu memanfaatkan berbagai kesempatan.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadindik Jatim) Aries Agung Paewai, tak semua siswa bisa diterima di sekolah unggulan seperti di SMAN 5 Taruna Brawijaya ini. Apalagi, sistem seleksi masuk sekolah di sini juga sangat ketat serta dengan kuota terbatas.
Aries menjelaskan, ada serangkaian tes yang harus diikuti oleh para siswa dalam sistem penerimaan. Mulai dari psikotes, tes fisik, tes kesehatan, tes wawancara, tes tulis hingga nilai akademik siswa.
“Sistem tes yang sudah dirancang ini sangat ketat untuk masuk di sekolah ini. Jadi jangan menyia-nyiakan kesempatan di sekolah taruna,” ujar Aries saat berkunjung ke SMAN 5 Taruna Brawijaya, Kamis (21/9/2023).
Aries meminta kepada siswa agar bangga, bersemangat, dan menjaga kesehatan agar bisa menjalani seluruh kegiatan. “Kalian harus rajin belajar, mengingat perkembangan dunia yang cepat diiringi dengan karakter maupun sikap perilaku,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 5 Taruna Brawijaya Eko Agus Suwandi menyebut jika tahun ini ada 3 siswa diterima pada penerimaan akademi militer, dan 4 siswa diterima di akademi AL.
Kemudian, 19 siswa diterima di Universitas Pertahanan, 2 STIN, 2 PPI. Sementara 15 siswa sekolah di kedinasan STAN, STIS, STPN, IPDN, AKA Migas, Poltekpel, Poltekbang, PIP, dan STTD.
“Siswa kami juga ada yang diterima di Fakultas Kedokteran sebanyak 10 siswa, 20 bintara Polri, 4 bintara TNI, 59 PTN, dan 29 PTS favorit,” ungkap Eko.
Dengan beberapa capaian tersebut, Dindik Jatim yakin jika sekolah ini menjadi salah satu sekolah terbaik di Jatim yang unggul dalam peningkatan prestasi maupun karakter dan mampu mewujudkan cita-cita para taruna. [ipl/kun]
BACA JUGA: Dindik Jatim Minta Pegawai Tidak Tetap Tumbuhkan Semangat IKI untuk Layani Masyarakat






