Pasuruan (beritajatim.com) – Setelah viralnya pemuda yang dikeroyok di depan gedung Harmoni Kota Pasuruan, polisi jelaskan identitas korban. Polres Pasuruan Kota melalui Plt Kasi Humas Polres Pasuruan, Aipda Junaedi mengatakan, pihaknya mengidentifikasi ada tiga orang jadi korban dalam insiden tersebut.
Tetapi, pihak kepolisian hanya berhasil menemukan satu korban dengan Rizky Agung Firmansyah. Diketahui, saat ini Rizky sedang dirawat di RSUD R Soedaesono, Kota Pasuruan lantaran mengalami beberapa luka.
Junaedi tak menjelaskan secara rinci luka yang dialami korban, apakah karena benda tajam atau dari pengeroyokan sejumlah remaja. Hal ini karena korban sampai sekarang masih belum melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.
“Yang bersangkutan merupakan korban dalam peristiwa pengeroyokan yang ada di halaman gedung Harmoni saat pertunjukkan musik sedang berlangsung. Pemicu pengeroyokan tersebut berawal dari senggolan antar penonton,” kata Junaedi, Kamis (21/9/2023).
BACA JUGA:
Sidang Penimbunan BBM Pasuruan, Solar Diambil di Kepulungan
Junaedi juga menjelaskan bahwa korban yang saat ini di rawat di RSUD R Soedarsono bukanlah pemuda yang berada di vidio viral tersebut. Sehingga pihaknya menduga ada sekitar lebih dari satu kejadian.
Sedangkan dua korban lainnya sampai saat ini masih belum diketahui identitasnya. Dikarenakan keduanya langsung melarikan diri setelah mendapatkan perawatan medis dari pihak rumah sakit.
“Pihak rumah sakit masih belum bisa memberikan jawaban dikarenakan dua orang melarikan diri setelah mendapatkan tindakan medis. Sehungga tidak memberikan identitas ke pihak RS sehingga tidak terdaftar di buku kontrol IGD,” tutupnya.
BACA JUGA:
Viral Video Seorang Pemuda di Pasuruan Dihajar Massa
Diberitakan sebelumnya segerombolan pemuda telah menggeruduk seorang pemuda setelah pagelaran Festival Makanan Khas Kota Pasuruan. Kejadian ini direkam oleh seseorang dan tersebar di sosial media.
Namun sampai saat ini korban yang dihajar masih belum melaporkan kepada pihak berwajib. Sehingga kepolisian Kota Pasuruan tidak bisa melakukan banyak hal. [ada/beq]






