Sidoarjo (beritajatim.com) – Pengenalan calon presiden (Capres) Pemilu 2024 Ganjar Pranowo, di tengah masyarakat, terus dilakukan secara intensif oleh kader-kader PDI Perjuangan (PDIP) di Sidoarjo. Kali ini dilakukan Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jatim Hari Yulianto.
Dia blusukan ke desa-desa di Sidoarjo membagikan stiker bergambar Ganjar Pranowo kepada masyarakat Sidoarjo. Hari Yulianto mengatakan ada berbagai langkah yang ia lakukan bersama kader-kader Banteng dan jaringannya untuk mendongkrak popularitas capres berambut putih itu.
Mulai door to door menemui warga secara langsung, menggelar pertemuan dengan warga, maupun sosialisasi melalui jaringan kelompok dan komunitas.
Di sela itu, Hari Yulianto juga membagikan 2.500 paket sembako melalui jaringannya untuk membantu warga masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan untuk Ganjar Presiden 2024 terus dilakukan secara intensif,” katanya usai sosialisasi di sejumlah desa di kawasan lumpur Lapindo, Rabu (20/9/2023).

Hari Yulianto yang juga Caleg DPRD Jatim dapil Jatim 2 (Kabupaten Sidoarjo) ini menambahkan, hasil survei sejumlah lembaga termasuk survei internal DPD PDIP Jatim, menunjukkan posisi Capres Ganjar Pranowo unggul dibandingkan calon lainnya.
“Hasil survei, mas Ganjar rebound dan pada posisi teratas. Tetapi selisih angkanya masih tipis. Karena itu kami terus turun agar menang tebal,” imbuh Hari Yulianto.
Lanjut Hari Yulianto, apalagi partainya telah menetapkan target raihan suara Ganjar Pranowo di Sidoarjo sebanyak 60 persen.
“Jadi kami di Sidoarjo, secara kepartaian dan jaringan para bakal caleg, terus bergerak untuk menggenjot popularitas Ganjar,” jelasnya.
BACA JUGA:
GPMN Dorong Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
Dari blusukan maupun gelar pertemuan dengan warga, Hari Yulianto menyampaikan jika rata-rata warga Sidoarjo sudah mengenal sosok Ganjar. Apalagi, Ganjar pernah menghadiri acara para relawan di GOR Sidoarjo.
“Warga rata-rata sudah mengenal Pak Ganjar. Ada yang mengidentifikasi Pak Ganjar si rambut putih, ada yang bilang ganteng dan tinggi gagah,” Pungkas Hari menceritakan. [isa/but]






