Lamongan (beritajatim.com) – Hingga tahun 2023 ini, sebanyak 54 perlintasan kereta api (KA) dari 73 perlintasan di Kabupaten Lamongan telah dilengkapi petugas penjagaan. Selain itu, 28 perlintasan di antaranya telah dipasangi palang pintu.
Keberadaan petugas penjagaan dan pemasangan palang pintu tersebut merupakan bagian dari upaya Kabupaten Lamongan dalam memberikan rasa aman dan keselamatan bagi masyarakat. Pasalnya, perlintasan kereta api di kota soto ini membentang sepanjang 38 kilometer.
Hal tersebut seperti yang diungkapkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2023, pada Selasa (19/9/2023).
Pada kesempatan itu, Bupati Yuhronur juga menyerahkan berbagai apresiasi kepada insan transportasi, stakeholder, mitra kerja dan masyarakat yang telah berpartisipasi, berdedikasi dan berkarya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Salah satu penghargaan yang diserahkan secara langsung oleh Bupati Yuhronur tersebut adalah penghargaan kepada Desa Waru Wetan, Kecamatan Pucuk, Lamongan sebagai Desa Pelopor Pembangunan Palang Pintu Perlintasan Kereta Api.
Menurut Yuhronur, penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Daerah atas inisiatif warga desa dalam membangun palang pintu kereta api hasil swadaya dan PAD desa sejak tahun 2021 lalu.
Atas adanya palang pintu itu, kini mempu memberikan rasa aman dan keselamatan kepada para pengguna jalan saat melintasi rel kereta api setempat.
Baca Juga:
RS Apung Laksamana Malahayati Gelar Pengobatan Gratis di Lamongan, Diserbu Masyarakat Pesisir
Lebih lanjut, Bupati Yuhronur didampingi Wabup Abdul Rouf, Sekda Moh Nalikan dan Kepala Dinas Perhubungan Lamongan MS Heru Widi juga menyerahkan penghargaan kepada ASN yang telah mengabdikan dirinua di Dinas Perhubungan Lamongan sampai dengan purna tugas.
Kemudian penghargaan Abdi Yasa Teladan kepada dua pengemudi, pemberian keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 54 orang relawan penjaga palang pintu kereta api, serta penyerahan 25 unit komunikasi HT kepada petugas penjaga palang pintu.
Bupati Yuhronur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya karena sejumlah pihak tersebut telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk pembangunan transportasi di Indonesia.
“Dari berbagai upaya ini, Kabupaten Lamongan mendapatkan berbagai penghargaan, di antaranya Railways Safety Award Tahun 2022, apresiasi dari Gubernur Jatim terhadap Bupati Lamongan yang telah cepat menganggarkan untuk pembangunan palang pintu kereta api,” kata Yuhronur.
“Bahkan baru-baru ini juga dianugerahi Penghargaan Pimpinan Daerah yang peduli dengan keselamatan rakyat dari kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Tahun 2023. Melalui Program Jamula, kami berkomitmen untuk terus membangun perlintasan kereta api sehingga dapat terwujud Zero accident dan juga meningkatkan kelengkapan sarana dan prasarana perhubungan,” pungkasnya.[riq/ted]






