Tulungagung (beritajatim.com) – Semarakan Milad ke-28, LMI rayakan kegiatan di berbagai daerah, salah satunya di Tulungagung, Jawa Timur.
Dengan mengangkat tema 28 Tahun Berbagi Kado Kebahagiaan Pejuang Subuh, LMI Perwakilan Tulungagung turut andil dalam memeriahkan Milad LMI ke-28 kali ini di Kantor LMI Tulungagung dengan diadakan kegiatan doa bersama dengan para tukang becak.
“Kegiatan do’a bersama ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Laznas LMI Perwakilan Jatim 6 Tulungagung dalam merayakan milad Laznas LMI ke 28 tahun. Ada pula kegiatan khitan untuk yatim dhuafa yang diadakan secara terpisah di hari yang berbeda di daerah pesisir pantai selatan, yaitu Kampung Nelayan,” jelas Sofia, selaku Kepala Perwakilan Jatim 6.
Siang itu selepas salat Jumat, para tukang becak dari berbagai penjuru Kabupaten Tulungagung berdatangan ke kantor LMI Tulungagung yang beralamat di Jalan Pahlawanan Gang 1, Ketanon, Kedungwaru, Tulungagung. Satu- persatu becak memasuki halaman kantor LMI dan terparkir rapi.
Dari sana terlihat raut wajah lelah para tukang becak yang telah menyusuri jalanan untuk mengantarkan para pengguna transportasi bertenaga manusia itu. Bahkan, tidak sedikit yang mulai mengayuh roda di jalan sejak hari masih petang setelah salat subuh.
Baca Juga : Polisi Selidiki Kasus Keracunan 10 Siswa MTSN 4 Tulungagung
Namun, hal tersebut tidak membuat antusiasme dan semangat para tukang becak luntur. Itulah yang menjadi alasan LMI memilih para tukang becak sebagai perwakilan pejuang subuh.
Acara ini dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari Sofia dan dilanjut doa bersama yang dipimpin oleh salah satu da’i LMI yaitu Ustadz Mu’ti Ali. Selesai doa bersama dilanjutkan pemotongan tumpeng dan diserahkan kepada salah satu tukang becak. Keakraban dan keceriaan mulai muncul saat para Amil dan tukang becak makan bersama sambil diselingi obrolan ringan tentang keseharian mereka.
Diakhir acara, LMI juga membagikan kado untuk para tukang becak sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kita untuk mereka. Sebelum berpamitan, Ratman, salah satu tukang becak menyelipkan doa dan rasa terima kasihnya kepada LMI atas acara hari itu.
“Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih atas undangannya hari ini. Matur nuwun juga untuk bingkisannya, semoga LMI ke depan semakin jaya, banyak donaturnya, dan mendapat banyak keberkahan dari Allah SWT,” tutup Ratman. [nm/ted]






