Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya gagal tundukkan Madura United. Tiga gol yang dihasilkan Madura United tanpa balas sama sekali. Hasilnya Persebaya tertunduk 3-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (17/9/2023).
Dikatakan Josep Gambau, pelatih Persebaya mengatakan jika sangat disayangkan adanya tendangan penalti di babak awal untuk tim tuan rumah dan hal itu yang membuat para pemain sedikit berbeda.
“kita terlalu cepat terkena penalti dan itu merubah situasi pertama pertandingan di babak pertama tapi terlebih itu di babak pertama kita bermain seimbang berubah di babak kedua dan Madura lebih baik dari permainan kami,” ungkap Josep.
Baca Juga: AS Twins Keluar Jadi Juara, MLS 2023 Jaring Pemain Sepak Bola Potensial di Mojokerto
Josep menambahkan pertandingan melawan Madura United adalah pengalaman pertama baginya dan langsung bertemu dengan tim papan atas jadi pelatih asal Spanyol ini masih meraba bagaimana pola permainannya.
Lebih lanjut dikatakan Josep, ia akan melakukan evaluasi untuk menatap pertandingan berikutnya melawan Arema FC dan memperbaiki tim.
“hari ini merupakan pertandingan yang besar pengalaman pertama dan langsung melawan tim yang bagus pula tapi itu menjadi bahan evaluasi menatap pertandingan berikutnya melawan Arema kita kerja keras lagi untuk memperbaiki dan membuka tim ini jadi lebih baik,” ungkapnya.
Baca Juga: Trio Brasil Sukses Bawa Madura United Amankan Poin dari Persebaya
Sementara itu, Reva Adi kapten tim Persebaya mengatakan jika menyanyangkan penalti yang terjadi pada tim di awal babak pertama, tentu ini menjadi evaluasi tim untuk di laga berikutnya.
“Sama seperti yang dikatakan coach kami, tim terlalu cepat mendapatkan gol dan penalti merubah ritme kita di lapangan dan babak kedua terlalu cepat mendapatkan gol ini menjadi bahan evaluasi kita belajat dari pertandingan ke depannya lebih baik,” tutupnya. (Way/ian)






