Jember (beritajatim.com) – Gubernur Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan dan santunan kepada orang tua Farhat Mika Rahel Riyanto, petinju Kabupaten Bondowoso yang meninggal dunia dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VIII, Sabtu (16/9/2023).
Bantuan biaya untuk umrah masing-masing Rp 35 juta dari Pemerintah Provinsi Jatim dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim ini diserahkan kepada pasangan Supriyanto dan Fitria Ekasari, di Jalan Sucipto Yudhodiharjo RT 30 RW 06, Bondowoso. Selain itu Khofifah juga menyerahkan santunan jaminan kecelakaan kerja dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan senilai Rp 70 juta.
Khofifah juga menyerahkan piagam penghargaan Porprov VIII dan medali emas kehormatan dari Ketua KONI Jatim saat di Pendopo Kabupaten Bondowoso untuk Farhat. “Atas nama pribadi dan seluruh masyarakat Jawa Timur kami menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya Farhat,” katanya.
Pemberian bantuan umrah ini didasarkan pada penuturan Farhat saat hidup, yang ingin memberangkatkan umrah ayah dan ibunya jika memenangi porprov. “Itulah mengapa, di antara bantuan yang kita serahkan ada pula bantuan umrah. Semoga ini menjadi bentuk dikabulkannya harapan almarhum Farhat yang bercita-cita untuk memberangkatkan orang tuanya ke tanah suci,” kata Khofifah.
Khofifah menceritakan sosok Farhat yang rajin ke masjid dan aktif sebagai muazin atau petugas azan. Petinju berusia 15 tahun itu terbiasa salat terlebih dahulu sebelum berlatih dan rajin berpuasa Senin dan Kamis.
“Farhat ini kategori hamba Allah yang dirindukan oleh surga karena pada usia muda hatinya sudah di masjid. Ada banyak kebaikan-kebaikan yang sudah dijadikan teladan dari Farhat, ia tak hanya berprestasi tapi juga memiliki keimanan yang kuat,” kata Khofifah.
Farhat meninggal dunia setelah roboh di ronde ketiga dalam pertandingan tinju Kelas 46 Kilogram melawan I Putu Nandi Keswara Adnya dari Kabupaten Blitar, pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VIII, di Auditorium Universitas Darul Ulum, Senin (11/9/2023).
Farhat sempat dilarikan ke RSUD Jombang. Pukul 01.00 WIB dia sempat drop dan mengembuskan nafas terakhir pada Selasa (12/9/2023) pukul 02.10 WIB dini hari. [wir]






