Malang (beritajatim.com) – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia (RI) Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D., mengisi umum tentang bela negara dihadapan 15 ribu mahasiswa baru Universitas Brawijaya (UB). Kuliah tamu ini berlangsung di Gedung Samantha pada Kamis 14 September 2023.
Sebelum kuliah umum, Yasonna berkunjung ke stand pameran di samping gedung Samantha Krida. Pameran ini terdiri atas legal expo oleh Divisi Yankumham Kanwil Jatim, layanan paspor dan layanan izin tinggal oleh Kantor Imigrasi Malang, napi craft oleh Lapas Kelas I dan Lapas Perempuan Kelas II Malang. Ada juga layanan hukum gratis dari tim hukum UB dan pameran UMKM binaan UB dan Kemenkumham.
Saat kuliah tamu, Menkumham mengingatkan pada generasi muda Indonesia saat ini bahwa sedang menyongsong masa emas. Indonesia menjadi salah satu dari lima negara terbesar di dunia. Hal tersebut perlu menjadi motivasi generasi muda Indonesia, terutama mahasiswa.
Baca Juga: Nilai Khofifah Gagal Jaga Sungai Brantas, Ecoton Protes Depan Grahadi Surabaya
“Generasi muda perlu punya tekad kuat untuk meneruskan perjuangan pahlawan kemerdekaan Indonesia untuk meneruskan dan mengisi semangat kemerdekaan. Masa emas Indonesia sudah di depan mata, semua harus siap bersatu padu dalam menyongsong itu,” ujae Yasonna.
Momentum baik perlu dimanfaatkan dengan baik oleh komponen bangsa, terutama anak muda Indonesia. “Jika kita kehilangan momentum, maka semua akan sia-sia. Mari kita songsong keemasan Indonesia ini dengan bersatu dan penuh semangat cinta tanah air Indonesia,” terangnya.

Mewakili Rektor UB, Wakil Rektor I (WR I) Bidang Akademik Prof. Imam Santoso menerangkan bahwa kuliah umum bela negara ini menjadi salah satu rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKK-MB). Saat ini UB menjadi salah satu perguruan tinggi terbesar di Indonesia sehingga perlu penekanan wawasan kebangsaan pada mahasiswa.
Baca Juga: Suporter Madura United dan Persebaya Sepakat Patuhi Regulasi PT LIB
“UB serius dalam upaya wawasan kebangsaan dan bela negara kepada seluruh mahasiswa. Mahasiswa baru kita bekali berbagai macam wawasan terkait berbagai pengetahuan dibidang hukum. Pencegahan terorisme dan penyalahgunaan obat terlarang sesuai kondisi generasi saat ini,” kata Imam.
Kuliah umum bertema Bela Negara ini diikuti 15 ribu mahasiswa baru (Maba) dengan dihadiri jajaran pimpinan UB, pejabat Kemenkumham pusat dan Kanwil Kumham Jawa Timur. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membekali maba UB terkait pentingnya pengetahuan wawasan kebangsaan maupun bela negara. (dan/ian)






