Blitar (beritajatim.com) – Satlantas Polres Blitar Kota mengisi Hari Ulang Tahun Lalu Lintas ke-68 dengan kegiatan berbagi ke ratusan anak yatim piatu di Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Ibaddurrohman Lingkungan Ngegong, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Dalam kegiatan ini Satlantas Polres Blitar Kota membagikan puluhan paket sembako ke anak-anak yatim piatu serta duafa yang ada di sana.
Satuan Lalulintas Polres Blitar Kota sengaja memanfaatkan momen HUT Lantas ke-68 ini, untuk lebih memberi arti ke masyarakat. Anak-anak yatim dan piatu yang selama ini dirasa kurang mendapatkan perhatian pun, dijadikan sasaran oleh Satlatas Polres Blitar Kota untuk berbagi kebahagiaan.
“Kami sengaja berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim-piatu di momen HUT Lantas ke 68 ini, kami ingin lebih mendekatkan diri ke masyarakat utamanya mereka yang kurang terperhatikan,” kata Kasat Lantas Polres Blitar, AKP. M Taufik Nabila, Rabu (13/9/2023).
Selain berbagi kebahagiaan dengan para anak yatim, Satlantas Polres Blitar Kota juga mengisi HUT Lantas ke 68 dengan cara bakti sosial membersihkan sejumlah tempat ibadah yang ada di Blitar. Bakti sosial dilaksanakan di tiga tempat ibadah di Kota Blitar, yaitu Masjid Ibadurrohman di Jalan Kolonel Sugiono, Gereja Alfa Omega di Jalan Jawa dan Vihara Samagi Jaya di Jalan Ir Soekarno.
BACA JUGA:
Narapidana Lapas Blitar Meninggal Akibat Bisul di Rahang
Di tiga tempat ibadah tersebut, puluhan personil Satlantas Polres Blitar Kota yang biasanya mengatur lalu lintas terjun ke lapangan untuk membersihkan seluruh kotoran yang ada. Dengan semangat gotong royong, Satlantas Polres Blitar Kota ingin menunjukkan bahwa mereka hadir untuk membantu masyarakat.
“Kami juga melakukan pembersihan sejumlah tempat ibadah yang ada kami ingin di HUT Lantas ini kehadiran kami benar-benar bisa dirasakan oleh warga,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Warga Tlogo Gentong Blitar Terusir Oleh Perusahaan Susu Terbesar di Asia Tenggara
Selain bersih-bersih Satlantas Polres Blitar Kota juga membagikan sejumlah peralatan untuk perlengkapan tempat ibadah. Diharapkan peralatan ini bisa digunakan sebaik mungkin oleh para jemaah yang ada di tempat ibadah tersebut.
“Kami juga mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk ikut membantu masyarakat yang membutuhkan, untuk meringankan beban kepada sesama,” pungkasnya. [0wi/beq]






