Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 16 ribu lebih tenaga pendidik (tendik) Jatim mengikuti Gebyar PembaTIK (Pembelajaran Berbasik TIK). Angka ini sekaligus menjadi yang paling banyak di Indonesia.
Banyaknya partisipasi itu membuat Jatim meraih penghargaan dari Kemendikbudristek, sebagai provinsi dengan pendaftar terbanyak. Penghargaan diserahkan kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa diwakili Kadindik Jatim Aries Agung Paewai.
“Terimakasih dan apresiasi kepada para tenaga pendidik di Jawa Timur yang terus menunjukkan semangat untuk meningkatkan kemampuannya, utamanya terkait literasi digital,” ujar Khofifah, Selasa (12/9/2023).
Khofifah menilai jika transformasi digital menjadi kunci dalam memajukan sistem pendidikan di Indonesia. Mengingat perkembangannya begitu cepat, sehingga tendik bisa merancang metode pembelajaran yang tepat.
“Tenaga pendidik memiliki kebebasan yang luas untuk merancang desain pembelajaran yang akan diterapkan di ruang kelas masing-masing baik ruang dalam arti fisik maupun di ruang maya,” katanya.
Di sisi lain, kata Khofifah, peserta didik juga harus siap menghadapi perkembangan zaman lewat pendidikan yang berkualitas. Karena itu, program Gebyar PembaTIK menjadi wadah terbaik untuk mengembangkan inovasi dan kreatifitas di bidang teknologi pendidikan. “Kami berharap terlaksananya kegiatan ini bisa memunculkan guru-guru hebat pencetak generasi emas Indonesia,” katanya.

Sedangkan Kadindik Jatim Aries Agung Paewai menerangkan bahwa dipilihnya Jatim sebagai tempat pelaksanaan Gebyar pembaTIK sebagai bentuk apresiasi dan atensi Pusdatin Kemdikbudristek atas keterlibatan peserta PembaTIK terbanyak tiap tahunnya.
Aries menjelaskan di tahun 2021 jumlah pendaftar sebanyak 14.309 guru. Jumlah ini naik 15 persen di tahun 2023 yaitu 16.273 dari total 79.919 pendaftar PembaTIK dari Jatim.
Ia mengungkapkan, selain Jatim yang menjadi provinsi terbanyak peserta PembaTIK 2023, yakni Kalimantan Selatan dan Jawa Barat. Kemudian Provinsi Pendaftar Kihajar STEM 2023 Terbanyak
di posisi pertama ada DKI Jakarta, Jambi dan Sumatera Barat.
“Ini menjadi pacuan semangat mereka untuk terus meningkatkan kompetensi pendidiknya yang inovatif dalam kegiatan belajar, mengajar dan berkarya dengan mengedepankan Pemanfaatan platform teknologi dalam impelementasi MBKM,” katanya.
Kegiatan TIK Talks Gebyar Pembatik & Kihajar 2023 merupakan seminar TIK serta pembekalan pembelajaran berbasis TIK level 3. Saat ini provinsi jawa timur dan 5 provinsi lain melaksanakan kegiatan TIK Talks secara serentak pada 12-13 September 2023. [ipl/kun]
BACA JUGA: 47 Mahasiswa Unusa Kembangkan Keterampilan di Program MSIB Kemendikbudristek






