Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan berhasil mengalahkan Persijap Jepara dengan skor 2-0, dalam laga perdana kompetisi Liga 2 sepakbola Indonesia, yang berlangsung di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu sore (10/9/2023).
Dengan kemenangan ini, Laskar Joko Tingkir, sebutan tim Persela Lamongan, berhasil menghapus stigma buruk yang selama sekitar 10 tahun sulit untuk tampil gemilang tiap mengawali kompetisi pembuka.
Pada menit awal pertandingan, tim tuan rumah justru kerap menerima serangan dari tim tamu. Namun, serangan dari Persijap itu belum membuahkan hasil dan sukses dipatahkan oleh lini pertahanan Persela.
Tak mau kalah, Persela juga beberapa kali mengancam gawang Persijap yang dijaga oleh Andriyas Francisco. Terbukti tendangan voli Escobar membobol gawang Persijap pada menit ke-41. Persela unggul sementara 1-0 dari Persijap.
Jual beli serangan kembali terjadi antar kedua tim tersebut. Sayangnya, hingga turun minum skor 1-0 tak berubah untuk keunggulan Persela.
BACA JUGA:
Main di Markas Persela Lamongan, Persijap Yakin Raih 3 Poin
Pada babak kedua, Persela dan Persijap sama-sama ngotot. Akan tetapi, sorakan suporter mampu membakar semangat para pemain Persela. Akhirnya, Persela menambah keunggulannya, melalui sepakan pojok yang dilesatkan Lee ke mulut gawang Persijap, yang kemudian disambut dengan tandukan Jonathan Campbell. Skor berubah 2-0.
Tertinggal 2-0, Persijap ingin menunjukkan tajinya. Namun dewi fortuna masih berpihak ke Persela Lamongan. Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor tetap 2-0 untuk kemenangan Persela.
Atas kemenangan tersebut, Pelatih Persela Djadjang Nurdjaman mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur. Selain menang, dia juga sangat senang karena Persela mampu keluar dari bayang-bayang sulit yang menghantuinya selama ini.
“Kami dari Persela bersyukur kepada Allah, karena dalam laga pembuka ini bisa menang pertandingan. Jika sebelumnya ada anekdot bahwa sudah sekian tahun Persela selalu kesulitan di laga awal, Alhamdulillah kami sudah memberikan motivasi kepada pemain dan mereka perjuangan. Sehingga hasilnya baik,” kata Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman.
BACA JUGA:
Persela Lamongan Waspadai Persijap Jepara dan Siap Hapus Stigma Buruk
Kendati demikian, Djanur tak mau terlalu bereuforia di awal. Dia menuturkan, masih ada beberapa catatan dari gaya permainan tim asuhannya yang harus dievaluasi dan diperbaiki.
“Dari segi permainannya sendiri, sepenuhnya belum puas, masih belum stay of play, dari Persela sendiri belum keluar. Tapi paling tidak di sisi-sisi yang lain, disiplin organisasi, kemudian disiplin dalam defense saya pikir sudah bisa diperlihatkan oleh pemain, hasilnya bagus,” paparnya.
Lebih lanjut, Djanur mengucapkan terimakasih kepada seluruh pemain yang telah bekerja keras di lapangan, termasuk kepada suporter Persela yang setia untuk terus mendukung tim kebanggaannya.
“Terimakasih kepada para pemain karena mereka betul-betul punya motivasi. Juga kepada suporter yang sudah datang ke stadion dan membangkitkan motivasi pemain. Hasilnya positif kita bisa menang 2-0,” pungkasnya.[riq/suf]






