Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengirimkan 90 siswa terbaiknya di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2023. Targetnya, Jatim mampu mempertahankan juara umum tahun ini.
“Persiapan yang dilakukan para siswa Jatim untuk OSN tahun ini sangat matang. Seleksi juga kita lakukan dengan ketat, ada sistem seleksi bertahap mulai tingkat kabupaten/kota,” ungkap Khofifah, ditulis Selasa (29/8/2023).
Ia mengatakan, soal yang diujikan dalam seleksi juga berbobot karena platform berbasis Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Dengan begitu, siswa mendapat pengukuran literasi dan numerasi.
Tak hanya itu, model soal seleksi OSN juga dibuat variatif. Bahkan, soal seleksi OSN di tingkat kabupaten/kota dan provinsi juga dibuat dengan platform moodle. Sehingga, ia yakin bahwa para siswa siap untuk bertanding.
Usai menjalani seleksi, para siswa juga mendapat pematangan materi dari sejumlah guru besar dari kampus ternama seperti Unair, ITS, UB dan UM. Pematangan itu tidak hanya sekedar teori namun juga praktek atau uji laboratorium.
BACA JUGA:
Gubernur Khofifah Paparkan Kekuatan Jatim saat Beri Kuliah Umum di Inggris
“Mudah-mudahan dengan ikhtiar bersama ini anak-anak kita membawa hasil terbaiknya dan kembali mengukir prestasi yang membanggakan tidak hanya bagi dirinya, orang tua, dan sekolah tapi juga untuk Jawa Timur,” pungkasnya.
Atas segala upaya itu, Khofifah pun optimis Jatim bakal mampu mempertahankan gelar juara umum di ajang OSN tahun 2023 yang digelar mulai tanggal 29 hingga 31 Agustus 2023 mendatang itu. [ipl/suf]






