Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) selama empat tahun ke depan berada pada milestone entrepreneur University. Dalam menguatkan karakter kewirausahaan berbagai upaya telah dilakukan, termasuk dengan mendatangkan praktisi.
Terbaru, Unisma menghadirkan Angelina Sondakh pada sharing session bertema ‘Penguatan Kewirausahaan Civitas Unisma untuk Menjadikan Entrepreneurial University,’ pada Selasa (29/8/2023) di lantai 4 Rektorat. Dalam keterangannya, Angie mengatakan bahwa entrepreneur university perlu dimulai dengan lingkungan.
“Sekarang ini, zaman entrepreneur karena apapun tanpa kita enterpreneurkan itu akan mempunyai efek yang lebih minim daripada yang dilakukan dengan suatu semangat jiwa kewirausahaan,” ujar Angie, sapaanya.
Langkah wirausaha dimulai dengan marketing planning, produk, bundling. Bisa juga dari dari pengembangan produk yang jadi keunggulan di Unisma. Termasuk dalam hal itu, Angie menekan pentingnya melakukan branding kampus sejak dari jauh-jauh hari.
Mantan putri Indonesia 2001 ini optimis dengan masa depan Unisma sebagai industri halal. Apalagi, Unisma sudah memiliki halal centre yang bisa jadi kekuatan.
“Insya Allah, banyak mahasiswa lulusan santri. Mereka pasti paham perlunya halal dalam bisnisnya. Kalau dihitung dari populasi umat Islam saja berapa dan semuanya pasti ingin yg halal dan halal center ini bisa menjadi pitching point bagi Unisma,” katanya mengakhiri.
Dalam kesempatan terpisah, Wakil Rektor I Unisma Prof. Junaidi Mistar, M.Pd., P.hd., menyatakan bahwa Unisma memasuki fase sebagai entrepreneurial university dengan dua penguatan. Pertama, secara kelembagaan, melakukan penguatan hilirisasi. Kedua, sisi mahasiswa akan menguatkan jiwa dan aktivitas kewirausahaan.
“Jadi semisal dari dosen pertanian yang ahli di bidang tanaman tertentu berbisnis pengembangbiakan anggrek. Sekarang ini sedang dalam proses identifikasi kegiatan kewirausahaan civitas yang akan kita bukukan dalam bentuk profil kewirausahaan civitas Unisma,” ujarnya.
Mahasiswa saat ini tengah dipetakan minat kewirausahaan dengan 17 alternatif minat. Akan ada 17 kelompok mahasiswa berdasarkan minatnya. Setiap kelompok diberikan pendampingan profesi dari orang yang sudah sukses di bidang tersebut. (dan/kun)
BACA JUGA: FEB Unisma Datangkan Pakar dari Malaysia






