Jombang (beritajatim.com) – Dalam upaya mengangkat semangat kuliner lokal dan menghadapai tantangan global, Asosiasi Wisata Kuliner Jombang merilis pernyataan dukungan terhadap langkah politik Budiman Sudjatmiko, dengan tujuan mendukung Prabowo Subianto sebagai calon Presiden Republik Indonesia untuk periode ke-8.
Agus Kuncoro Jabatan Sekretaris Asosiasi Wisata Kuliner Jombang kepada media menyatakan mengamati perkembangan teknologi yang semakin maju, industri kuliner Indonesia memiliki peluang untuk bersaing di tingkat domestik dan internasional.
“Inilah alasan mengapa Asosiasi Wisata Kuliner Jombang sepenuhnya mendukung langkah-langkah politik yang diambil oleh Budiman Sudjatmiko untuk mendukung Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia untuk periode ke-8,” kata Agus Kuncoro, Sabtu (26/8/2023).
Dalam waktu dekat, asosiasi ini berkomitmen untuk mensosialisasikan gagasan ini kepada seluruh pelaku kuliner di Kabupaten Jombang bersama Relawan Persatuan Nasioan (RPN), termasuk para pedagang kaki lima, agar dapat bersama-sama berperan serta dalam mewujudkan kemenangan Prabowo Subianto.

Dengan semangat yang tulus, Asosiasi Wisata Kuliner Jombang meyakini bahwa langkah-langkah ini akan memberikan dorongan positif bagi industri kuliner lokal, menghubungkan budaya dengan globalisasi, dan meraih kemenangan dalam tantangan global.
Agus menambahkan kuliner telah menjadi lebih dari sekadar memasak makanan; ia merefleksikan budaya, identitas sosial, dan evolusi sebuah masyarakat.
Setiap negara memiliki warisan kuliner yang menggambarkan perkembangan budayanya seiring perubahan waktu dan ruang.
Pertemuan beragam budaya dalam masyarakat adalah keniscayaan, dan penyebaran budaya menjadi tak terhindarkan ketika kekuasaan turut berperan. Kekuasaan memiliki peran mendasar dalam membentuk ide, gagasan, dan pandangan manusia, yang pada gilirannya membentuk tindakan mereka.
Budaya memiliki sifat intrinsik yang berhubungan dengan globalisasi, di mana ia menjadi representasi dari pengalaman hidup dalam berbagai konteks, baik individu maupun kolektif.
Interaksi antara budaya lokal dan global menjadi nyata ketika perilaku kultural lokal beradaptasi menjadi global, hasil dari terhubungnya berbagai pandangan dan gagasan di era globalisasi. Inilah yang dipegang oleh Budiman Sudjatmiko dalam mendukung pengembangan perilaku kuliner Indonesia dalam menghadapi tantangan global. (ted)
[berita-terkait number=”3″ tag=”relawan-persatuan-nasional”]






