Pamekasan (beritajatim.com) – Pembangunan Pasar Kolpajung Pamekasan, diharapkan bisa tuntas lebih cepat dua bulan sebelum target yang dicanangkan, yakni pada April 2024 mendatang.
Mega proyek pasar tradisional terbesar di Pamekasan, secara resmi sudah mulai dikerjakan sejak Rabu (31/5/2023) lalu. Bahkan hingga saat ini sudah menyelesaikan sekitar 10 persen proses pembangunan pasar tradisional berkonsep Semi Modern.
“Untuk satu bulan kedepan, pembangunan lebih difokuskan pada pemasangan tiang pancang yang menjadi salah satu kunci penting pembangunan Pasar Kolpajung,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Ahmad Basri Yulianto, Sabtu (25/8/2023).
Baca Juga: Pemkab Pamekasan Bakal Digitalisasi Retribusi Pasar Kolpajung
Proses pembangunan pasar tradisional yang sempat kebakaran pada 2015 silam, nantinya akan dibangun dengan konsep semi modern dengan tetap menggunakan langgam tradisional. Konsep tersebut sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Pamekasan.
“Jadi jika pemasangan (tiang pancang) itu cepat, maka pembangunan juga akan berlangsung cepat. Sebab di Pasar Kolpajung Pamekasan itu ada sekitar 384 tiang yang akan dipasang,” ungkapnya.
Keberadaan ratusan tiang tersebut nantinya juga akan disesuaikan dengan klasifikasi pedagang. “Rencana di sana akan ada empat blok dan disesuaikan dengan jenis dagangan pedagang, tapi soal penampakan nanti kita undi lagi saat pembangunan sudah selesai,” jelasnya.
Baca Juga: Pembangunan Pasar Kolpajung Pamekasan Telan Biaya Rp 81,7 Miliar
“Nanti juga kita rencanakan ada penyesuaian tarif retribusi pedagang yang terdata di Disperindag Pamekasan, baik mereka yang menempati kios maupun los di Pasar Kolpajung,” imbuhnya.
Namun tidak menutup kemungkinan, penyesuaian tarif tersebut nantinya diterapkan berdasar jam operasional. Hal tersebut tentunya akan berbeda dengan penerapan jam operasional seperti sebelumnya.
“Jadi kami usulkan naik karena berkaitan dengan jam operasional, kalau dulu hanya sampai dzuhur (sekitar pukul 12:00 WIB), tapi saat kondisi baru bisa saja nanti sampai malam hari,” pungkasnya. [pin/ted]






