Magetan (beritajatim.com) – Proyek pembangunan sirkuit di Kelurahan/Kecamatan Parang Kabupaten Magetan tak kunjung dilelang. Padahal, tahun 2023 hanya tinggal sekitar empat bulan saja.
Sirkuit yang sempat diwacanakan bernama Sirkuit Mario Aji itu menelan anggaran Rp15 miliar. Total duit Rp14 miliar berasal dari anggaran Pemprov Jawa Timur. Sisanya dari APBD Kabupaten Magetan.
Hingga tanggal 25 Agustus 2023 pukul 21.36 WIB, belum ada lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Magetan terkait sirkuit tersebut. Meski, Jasa Konsultansi Perencanaan dan Penyusunan Masterplan Pembangunan Sirkuit Kabupaten Magetan sudah naik lelang dengan nilai pagu Rp 776,2 juta.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan Dyah Muharini mengatakan, tak hanya proyek pembangunan sirkuit yang belum dilelang.
Per tanggal 23 Agustus 2023, ada 8 proyek dari 87 proyek yang harus dilelang yang belum diunggah di LPSE. Alasannya masih tahapan kaji ulang, termasuk salah satunya proyek pembangunan sirkuit.
“Kami mengharap sebelum perubahan anggaran keuangan (PAK) semua bisa naik lelang,” katanya.
Delapan proyek tersebut yakni rehab ruang kelas SMPN 1 Kawedanan, SMPN 1 Nguntoronadi, pembangunan sirkuit Parang, jasa konsultasi pengawasan pembangunan sirkuit, pavingisasi RW 01 dan 02, pembangunan talud RW 03 dan RW 07 dan penyemiran Jak RW 05.
“Kemudian pembangunan lanjutan gedung kebudayaan, belanja pembangunan trotoar barat kantor pertanian. Rehab fasilitas umum lapangan Bendo, pembangunan taman ramah anak, pembangunan pengolahan sampah, rehab punden kelurahan dan terakhir pembanguan puskesmas Ngelang,” kata Dyah.
BACA JUGA:
Mobil Listrik Buatan Mahasiswa Universitas Jember Jajal Sirkuit Mandalika
Pantauan beritajatim.com, saat ini proyek rehab ruang kelas SMPN 1 Kawedanan dan SMPN 1 Nguntoronadi sudah naik lelang.
Diketahui, tahun ini ada 87 paket pekerjaan Pemkab Magetan yang dilelang dengan total anggaran Rp148 miliar. [fiq/but]






