Banyuwangi (beritajatim.com) – Momen Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Dudung Abdurachman bertemu dengan ribuan santri di Ponpes Mabadiul Ihsan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari menjadi cukup spesial. Tak canggung, KASAD Dudung berkisah dan memberikan tips dan motivasi kepada para santri.
Bahkan, Jenderal Dudung juga berbagi tips agar dapat meraih sukses. Ada tiga tips yang menurutnya mampu menjadi motivasi kuat untuk meraih masa depan. Meskipun diakui, kesuksesan itu tidak dicapai dengan mudah seperti sekarang ini.
“Ada tiga resep sukses yang telah saya buktikan. Pertama, lupakan masa lalu. Harus optimis memandang masa depan. Kedua, lakukan segala sesuatu secara optimal. Dan, yang ketiga, cita-cita harus diperjuangkan,” paparnya.
Baca Juga: Gubernur Jawa Timur: Ayo Sedekah Oksigen dengan Tanam Mangrove
Sebelumnya, dia berkisah, telah ditinggal wafat ayahnya sejak SMP. Sehingga harus berdagang sejak kecil untuk membantu ekonomi keluarga.
“Menjadi santri tidak boleh minder. Harus punya cita-cita tinggi. Saya dulu pernah menjadi santri. Sekarang bisa menjadi KSAD. Pak Anas juga santri sekarang juga bisa jadi menteri,” ungkap Jenderal Dudung.
Tak hanya itu, kata Jenderal Dudung, santri memiliki andil besar selama masa perjuangan masa lalu sampai sekarang. Dia juga membuka peluang lebar bagi santri untuk menjadi bagian dari TNI.
“Syaratnya hafal Alquran jangan semua, sepuluh juz saja,” pungkasnya. (rin/ian)






